Tuntutan Berdarah: Jangan Hanya Tangkap Bawahan!
Mengingat gurita konspirasi ini melibatkan seluruh lini kekuasaan lokal, elemen masyarakat sipil mendesak Kejaksaan Agung, BPK RI, dan KPK untuk segera mengambil alih dan melakukan tindakan ekstrem:
-
Jerat Pucuk Pimpinan: Segera tetapkan Walikota, Pimpinan DPRD, Kepala BPBD, Kepala Dinsos, dan Inspektur Kota sebagai tersangka utama, bukan sekadar saksi.
-
Audit Investigatif Finansial: Lacak setiap rupiah aliran dana dari kas negara, rekening perantara, hingga ke rekening pribadi pejabat dan kerabat.
-
Sita Aset & Cegah ke Luar Negeri: Cegal seluruh pejabat terkait dan bekukan aset mereka untuk menyelamatkan sisa uang negara.
-
Proteksi Saksi Kunci: Berikan perlindungan penuh kepada staf internal yang berani berbicara, jangan biarkan mereka ditumbalkan demi menyelamatkan sang "Atasan".
-
Ambil Alih ke Pusat: Bentuk tim independen dari luar Sumatera Utara agar penyidikan bersih dari intervensi jaringan kekuasaan lokal.
Kota Padangsidimpuan kini menanti keadilan. Akankah hukum berani menyentuh para penguasa yang tega menari di atas penderitaan korban bencana, ataukah kasus ini akan menguap begitu saja di balik dinding-dinding kekuasaan?(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
DPRD Siap Jemput Aspirasi, Alit Jamaludin Minta Warga 'Banjiri' Reses dengan Data Konkret
Musda DPD HIMNI Jawa Tengah Berlangsung Meriah: Gemuruh Aklamasi dan Kobaran Semangat Ono Niha di Bumi Tanah Jawa!
Gejolak SPMB Kota Bekasi 2026: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Desak Reformasi Nyata, Bukan Sekadar Ganti Nama!
DPRD Kota Bekasi Komitmen Kawal Penataan ASN, Rizki Topananda Tekankan Meritokrasi dan Pelayanan Publik
Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara