Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung untuk segera menurunkan alat berat dan melakukan perbaikan nyata, bukan sekadar janji manis di atas kertas.
"Kami minta mereka datang langsung, lihat sendiri! Jangan biarkan keselamatan warga terus terancam hanya karena ego dan kurangnya kepedulian para pejabat yang sehari-hari menggunakan kendaraan mewah," lanjut Humas LSM Penjara.
Bungkamnya Penguasa
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas BMBK Provinsi Lampung maupun perwakilan Gubernur dan Wakil Gubernur masih memilih bungkam. Belum ada tanggapan resmi maupun kepastian kapan jalur tengkorak ini akan disentuh perbaikan.
Meski diselimuti atmosfer ketegangan dan kekecewaan yang mendalam, aksi yang mendapat pengawalan ketat dari kepolisian setempat ini berlangsung dengan aman dan tertib. Warga berjanji, jika "kolam lele" ini tidak segera berubah kembali menjadi aspal, gelombang protes yang lebih besar akan kembali mengguncang.(AMRULLOH)
Artikel Terkait
Sakralisasi Korupsi: Sertifikat WTP BPK Diduga Jadi Tameng Penjarahan Ratusan Miliar di Padangsidimpuan!
Siasat Huntap: Sandiwara Kolosal Menutupi Skandal Korupsi Ratusan Miliar Bantuan Presiden dan Gubernur di Padangsidimpuan
Dua Dekade Terpenjara Bau Busuk: Nestapa Warga Robok dan Bayang-Bayang Pidana Penguasa Pesawaran
Rumor Agustus 2026 Runtuh: Pintu Pendaftaran Parpol Tetap Terbuka, Partai PASTI Siap Menggebrak!
Diduga Angkuh! Dituding Pecat Sepihak dan Kerahkan 'Premanisme' Korporasi, PT ANJ Agri Siais Pilih Bungkam Seribu Bahasa