"Sekali lagi Pak Jokowi perlu didukung dan awal-awalnya memang bagus, pun saya juga dulu bagian dari relawan Pak Jokowi," kata Petrus lagi.
"Tapi ketika beliau melakukan perilaku yang salah, melanggar hukum, melanggar konstitusi yang artinya merusak demokrasi, tidak boleh kita meng-kultus-kan dengan mendukung beliau mati-matian, itu tidak rasional," ucapnya.
Baca Juga: Petrus Loyani: Jokowi Dikepung 3 Front
Petrus menghimbau agar para senior dapat memberi pendidikan moral dan politik yang baik kepada generasi muda, bukan mendukung perilaku-perilaku yang kolusi dan nepotis, apalagi cuma sekedar membandingkan Jokowi dan Megawati.
"Keluarnya Pak Jokowi dari PDIP Perjuangan atau pertentangan Pak Jokowi dan Megawati, itu bukan urusan kita. Urusan kita adalah bagaimana mendapatkan pemimpin bangsa dan negara yang lebih hebat, lebih baik, yang dapat dipercaya karena kepribadiannya, sehingga cita-cita menjadi Indonesia Unggul dapat dicapai," tukas Petrus Loyani. (BNW)
Artikel Terkait
Tentang 'Cawe Cawe' Presiden Jokowi yang diributkan, Petrus Loyani: Masuk Akal
Petrus Loyani: Jokowi Dikepung 3 Front
Rafael Alun Didakwa Cuci 100 miliar, Petrus Loyani: Harus jadi Preseden Hukum!
Terkait Pajak, Anies Baswedan Nyatakan Pengusaha Takut Dukung Dirinya. Petrus Loyani: Buktikan!
Petrus Loyani, Relawan Ganjar Mahfud: Perlu Reformasi UU Pajak dan Perubahan Mentalitas Wajib Pajak
Hashim Ungkap Korupsi 51 Triliun di Kemenhan, Petrus Loyani Pertanyakan Tindakan Prabowo
Petrus Loyani: TPN dan Relawan adalah 'Penjual' bukan 'Pengganjal' Ganjar-Mahfud
Bahas Strategi Kemenangan, Team RGM Koordinasi bersama TPN Ganjar Mahfud
Petrus Loyani, Menilai Debat Calon Presiden dan Implikasinya bagi Kemajuan Indonesia