NAWACITAPOST.COM - Lembaga Riset Parameter Pemilu Nusantara (PPN) baru saja merilis survei terbaru yang mengukur elektabilitas para bakal calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah untuk Pilgub 2024.
Dalam simulasi lima nama Cagub yang disodorkan kepada responden, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa berhasil menempati posisi teratas dengan perolehan elektabilitas mencapai 39,7%.
Posisi kedua ditempati oleh Kaesang Pangarep dengan 16,8%, sementara mantan Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berada di posisi ketiga dengan 14,5%.
Peringkat keempat dan kelima diisi oleh mantan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dengan 8,6%, dan mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dengan 8,5%. Sebanyak 11,9% responden masih belum menentukan pilihan.
Baca Juga: Kronologi Terungkapnya Keterlibatan Nama Bobby Nasution dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Blok Medan
Peneliti Utama PPN, Yusuf Fikri, menjelaskan bahwa keunggulan Andika Perkasa dalam survei ini tidak terlepas dari tingginya tingkat kesukaan masyarakat Jawa Tengah terhadap sosok yang berlatar belakang militer.
“Andika Perkasa, yang kini resmi menjadi kader PDIP, menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Tengah. Ini mencerminkan tren yang selama dua dekade terakhir, di mana figur-figur dari Korps TNI selalu mendapatkan tempat di hati masyarakat,” ungkap Yusuf, dikutip Senin (12/8/2024).
Lebih lanjut, Yusuf menambahkan bahwa Andika Perkasa dinilai memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni untuk memimpin Jawa Tengah, apalagi dengan dukungan penuh dari PDIP, partai yang memiliki basis massa kuat di provinsi tersebut.
Selain mengukur elektabilitas individu, survei ini juga melakukan simulasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Dalam simulasi tiga pasangan terkuat, Andika Perkasa yang berpasangan dengan pengusaha asal Pati, Witjaksono, memperoleh dukungan sebesar 39,9%.
Baca Juga: KLHK dan UNICEF Luncurkan CLAC: Langkah Nyata Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pasangan ini unggul signifikan dibandingkan pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin yang berada di posisi kedua dengan 27,4%, serta pasangan Kaesang Pangarep dan Gus Yusuf Chudlory yang berada di posisi ketiga dengan 16,1%. Sebanyak 16,6% responden masih belum menentukan pilihannya.
Pada simulasi dua pasangan calon, keunggulan Andika Perkasa-Witjaksono semakin mencolok dengan perolehan elektabilitas 60,9%, sementara pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin hanya memperoleh 27,6%. Responden yang belum menentukan pilihannya tercatat sebanyak 11,5%.
Penurunan Elektabilitas Kaesang Pangarep
Menariknya, survei ini juga mengungkap penurunan elektabilitas Kaesang Pangarep dalam kontestasi Pilgub Jateng. Yusuf Fikri menuturkan bahwa penurunan ini kemungkinan besar terkait dengan berkembangnya informasi di publik bahwa Kaesang kini lebih difavoritkan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Ridwan Kamil.
Artikel Terkait
Ganjar Ungkap Potensi Andika Perkasa di Pilkada Jateng 2024
Pilgub Jateng 2024, Andika Perkasa Muncul sebagai Kandidat Kuat dari PDIP
Usung Andika Perkasa, Pengamat Sebut PDIP Akan Mengulang Keberhasilan Ganjar Pranowo Menang di Pilgub Jateng
Andika Perkasa: Kita Harus Menang Terhormat di Pilkada 2024
Relawan Banteng Perkasa Dorong PDIP Usung Andika Perkasa di Pilgub Jateng 2024