Minggu, 19 Juli 2026

Bupati Nias Barat Lantik 9 Pejabat Eselon IIb, Dorong Percepatan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 2 Juni 2026 | 18:08 WIB
Bupati Nias Barat Saat Lantik 9 Pejabat Eselon IIb
Bupati Nias Barat Saat Lantik 9 Pejabat Eselon IIb

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kabupaten Nias Barat kembali melakukan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIb). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, di Alun-Alun Nias Barat, Selasa (2/6/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah menuju Nias Barat yang CERAH (Cerdas, Sejahtera, dan Sehat).

Dalam sambutannya, Bupati Eliyunus Waruwu menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan upaya menghadirkan birokrasi yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Pemda Rohul Peringatan Hari Pancasila 2026, Tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

"Saudara-saudari yang hari ini dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk menggerakkan roda pembangunan daerah. Jabatan ini bukan sekadar posisi administratif, tetapi amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, inovasi, dan pelayanan yang berkualitas,” tegasnya.

Bupati menilai para pejabat yang dilantik memiliki peran penting dalam menerjemahkan visi dan misi daerah ke dalam program-program yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah mampu bekerja secara cepat, tepat, dan akuntabel di tengah berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Kabupaten Nias Barat.

Berbagai persoalan strategis seperti penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, hingga penguatan sektor pertanian, perikanan, koperasi, dan UMKM menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Wamen Ekraf dan Puteri Indonesia Hadiri Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026

Menurut Bupati, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan maupun kinerja pemerintahan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu lahirnya kreativitas dan inovasi dari setiap perangkat daerah.

"Tidak ada lagi ruang untuk bekerja secara biasa-biasa saja. Setiap kepala OPD harus mampu mengidentifikasi persoalan, merumuskan solusi, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai arah pembangunan daerah,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas, integritas, dan disiplin kerja sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari jabatan yang diemban, tetapi dari manfaat dan perubahan yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Klien Pemasyarakatan Bapas Muara Teweh Disiplin Laksanakan Wajib Lapor

Selain memberikan arahan umum, Bupati turut menyampaikan pesan khusus kepada masing-masing perangkat daerah. Inspektorat diminta memperkuat fungsi pengawasan dan pencegahan penyimpangan, sementara Bappeda diharapkan mampu menyusun perencanaan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah diminta menjaga tata kelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa diarahkan untuk memperkuat pembangunan berbasis desa, sedangkan Dinas Komunikasi dan Informatika diminta meningkatkan kualitas komunikasi publik dan penyebaran informasi pembangunan.

Halaman:

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini