"Untuk motif sendiri kami masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan, namun sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan," tegas AKBP Roby Heri Saputra.
"Kami masih belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana."
Apakah ini sebuah aksi penculikan terselubung, teka-teki konflik keluarga, atau sekadar kesalahpahaman yang terlanjur membesar? Publik kini menanti jawaban pasti saat kepolisian terus merangkai fakta dari Jakarta, Semarang, hingga Kuala Lumpur.
Artikel Terkait
Berhenti Saling Tunggu! Akademisi Sumba Sentil Pemerintah: Urus Masyarakat Adat Butuh 'Orkestra', Bukan Tumpukan Aturan Baru
Kucing-Kucingan di Pusaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Sibolga Akhirnya "Buka Suara" Setelah Sempat Bungkam!
Genderang Perang Melawan Teror Pinjol: Yasonna Laoly Desak DPR Bentuk Panja Khusus!
Gebrakan Global Pramono Anung, Resmikan RS Mayapada Jaktim Demi Stop Aliran Devisa ke Luar Negeri!
Gedor Transparansi Anggaran, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Pimpin Langsung Pengawalan LHP BPK!