NAWACITAPOST.COM — Membuka bulan September 2026, Promedia Group kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem media di Tanah Air. Melalui ruang diskusi PRO-spective edisi #2 yang digelar secara daring pada Selasa (1/9/2026), Promedia Group sukses merangkul para jurnalis, baik mitra internal maupun eksternal, untuk melangkah dan bertumbuh bersama menembus batas industri digital.
Forum bergengsi yang menjadi agenda rutin Promedia Group ini menghadirkan Founder & Director JatimNetwork.com, KabarBaitullah.com, dan WarnaNusa.com, Hari Setiawan, sebagai pembicara utama. Dalam kesempatan tersebut, Hari membedah strategi krusial dalam membangun serta mengelola media berbasis segmentasi audiens yang spesifik.
Secara mendalam, Hari memaparkan rekam jejaknya saat mendirikan KabarBaitullah.com, mulai dari penetapan fokus kata kunci hingga strategi menjangkau ceruk pembaca yang tepat. Menurutnya, keberhasilan media dengan ceruk khusus sangat bergantung pada penetapan kata kunci seputar haji, umrah, Makkah, dan Madinah.
Baca Juga: KDM Menuju 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Meroket Melampaui Prabowo, Skenario Suksesi Memanas
Strategi 'Memancing' dan Memikat Target Audiens
Guna menggaet audiens sasaran pada media bertema khusus, Hari menekankan pentingnya konsistensi dalam memproduksi konten di seluruh saluran komunikasi, baik situs web maupun media sosial.
“Kita harus aktif memperbarui media dan seluruh platform kita, jadi kalau kita punya website dan medsos harus aktif karena jangan-jangan kita mendatangkan audiens dari medsos,” ujar Hari dalam diskusi Selasa, 1 September 2026 malam.
Ia juga menggarisbawahi bahwa ketepatan informasi menjadi fondasi utama yang tidak boleh dipertaruhkan. “Nah, yang kedua itu kita menulis atau membuat konten di medsos itu harus akurat, bahaya banget kalau sampai salah tentang haji dan umrah,” lanjutnya.
Selain akurasi, interaksi aktif dengan pembaca di platform digital dinilai menjadi kunci dalam menciptakan iklim yang ramah bagi audiens baru.
Baca Juga: Usut Kasus Penghalangan Wartawan, Polres Sibolga Genjot Penyelidikan Berlandaskan UU Pers
Menjawab Pertanyaan dan Kebutuhan Audiens
Hari mengungkapkan, pemetaan sasaran pembaca KabarBaitullah.com mencakup calon jemaah haji dan umrah, keluarga jemaah, hingga pemangku kebijakan seperti Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) serta DPR.
“Kejelasan audiensi itu kunci bermedia, yaitu menjawab ‘Siapa’, yakni mereka yang sebenarnya membutuhkan konten kita. Kemudian ada ‘Bagaimana’, itu tentang cara penyajian konten. Seperti apa kontennya, bahasa yang mau dipakai, atau gaya judulnya,” terang Hari.
“Ada juga tentang ‘Apa,’ yaitu memperjelas platform dan distribusi kontennya. Jadi, KabarBaitullah.com ini ingin ikut berpartisipasi menyiapkan jemaah agar siap untuk haji dan umrah, bukan hanya sekadar media yang memberitakan tentang haji dan umrah,” imbuhnya.
Berangkat dari prinsip tersebut, pembuatan konten difokuskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh pembaca.
“Kami berusaha menjawab problematika audiens kami. Saya harus menerka nih, orang yang interest dengan haji dan umrah butuh apa saja? Nah, itu yang kami jawab lewat konten,” sambungnya.
Membangun Relasi dan Menciptakan Komunitas
Pengalaman langsung sebagai jemaah haji reguler pada 2025 dan petugas haji pada 2026 menjadi nilai tambah bagi Hari dalam memperluas jejaring kerja. Memanfaatkan kanal grup percakapan berbasis aplikasi pesan instan, jejaring tersebut dikelola secara produktif.
“Di group chat itu, setiap ada kabar baru atau breaking news tentang haji dan umrah, saya bisa membagikan link berita dari KabarBaitullah.com. Ada sekitar 700 nomor telepon di sana dan itu udah pasti langsung nyebar, makanya secara tidak langsung itu juga membangun komunitas,” tuturnya.
Menutup paparan dalam forum yang diinisiasi Promedia Group tersebut, Hari kembali mengingatkan bahwa konsistensi dan penyempurnaan portofolio adalah kunci utama agar sebuah media mampu bertransformasi menjadi rujukan yang andal dan terpercaya bagi masyarakat.(***)
Artikel Terkait
Lautan Api Hanguskan 114 Rumah di Batu Ceper Jakarta Pusat, Ratusan KK Terdampak
Skandal Korupsi Chromebook: Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Perberat Vonis Ibam Jadi 5 Tahun
Minuman Rasa Susu MBG Anak TK di Bogor Tuai Kecaman Publik
Tergiur Iming-Iming Gaji Besar, Delapan WNI Diduga Terjebak Perekrutan Tentara Rusia
Penutupan Stasiun Karet Dinilai Tidak Efektif, Penumpang Menumpuk di BNI City