NAWACITAPOST.COM — Pertumbuhan signifikan warga asal Kepulauan Nias di Kota Bekasi menjadi momentum emas untuk menggebrak panggung kebudayaan daerah. Organisasi kemasyarakatan (ormas) Nias didesak mengambil peran aktif dalam menggelorakan warisan leluhur demi mengokohkan Bekasi sebagai miniatur Nusantara menuju kota berkelas dunia.
Langkah strategis ini ditegaskan oleh Ketua Umum Banuada Dano Niha (BDN), Setia Budi Mendrofa. Menurutnya, potensi besar masyarakat asal Kepulauan Nias harus diwadahi secara konsisten melalui ruang-ruang kebudayaan dan olahraga yang berkesinambungan di tengah keberagaman warga Kota Bekasi.
"Dari berbagai suku, ras, dan golongan, masyarakat di sini sangat berpeluang untuk menumbuhkembangkan budaya leluhur masing-masing sebagai bukti bahwa Kota Bekasi telah menjadi miniatur Indonesia. Wali Kota Tri Adhianto terus menggelorakan hal ini agar menjadi tolak ukur bagi kota ini menuju kota dunia," ujar Setia Budi Mendrofa.
Ia menilai, berbagai ajang daerah yang terbuka lebar harus dimanfaatkan secara optimal oleh organisasi kesukuan, termasuk Himpunan Keluarga Nias Bekasi yang telah lebih dulu hadir, serta BDN yang kini siap mengabdi secara nyata.
"Secara real akhir-akhir ini Banuada Dano Niha merasa terpanggil untuk mengisi peluang ini. Kami memang baru, tapi semangat kami tetap terjaga dan terpelihara," tegasnya.
Menyinggung roda kepemimpinannya di BDN, Setia Budi kerendahan hati mengungkapkan bahwa keberhasilan berbagai aksi organisasi lahir dari kesolidan jajaran pengurus. Selain melestarikan seni budaya, BDN menjajaki cabang olahraga sebagai instrumen ampuh dalam merekatkan persatuan.
"Terkait kepemimpinan saya sebagai Ketua Umum Banuada Dano Niha sesungguhnya biasa saja. Walaupun banyak momen yang menampilkan kegiatan organisasi, tapi semua berjalan karena soliditas kepengurusan. Semua pengurus satu kata mendukung berbagai hal yang positif terkait budaya Nias. Selain budaya, olahraga juga kami jadikan rutinitas. Kita membuat event olahraga karena yang seperti ini yang mampu mempersatukan orang Nias," ungkapnya.
Tidak hanya fokus pada pembinaan internal, BDN juga berkomitmen menjalin silaturahmi lintas etnis serta mendukung penuh setiap program pemerintah daerah.
"Selain internal, kami juga mengikuti event yang diadakan oleh suku lain termasuk Pemkot Bekasi. Kita sebagai warga Bekasi asal Kepulauan Nias harus terus mengambil bagian dalam setiap denyut kegiatan Pemkot Bekasi," tutup Setia Budi Mendrofa.
Artikel Terkait
CFD Kota Bekasi Disulap Jadi Panggung Nusantara, Wali Kota Ajak Warga Bergotong Royong
Parade Budaya Memikat, Ribuan Warga Padati PNBK hingga Putar Roda Ekonomi Kota Bekasi
Gemuruh 2.000 Penari Muda Ramaikan PNBK, Hipnotis Ribuan Warga Kota Bekasi
Kemeriahan PNBK Bekasi Berubah Haru, Rp500 Juta Terkumpul untuk Korban Bencana NTT
Peringati HUT ke-81 RI, Pemkab Pesawaran Gelar Upacara Khidmat dan Sentuh Para Veteran