Senin, 31 Agustus 2026

Parade Budaya Memikat, Ribuan Warga Padati PNBK hingga Putar Roda Ekonomi Kota Bekasi

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 31 Agustus 2026 | 11:23 WIB

NAWACITAPOST.COM – Kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani mendadak riuh dan dipenuhi lautan manusia pada Minggu (30/8/2026). Ribuan warga padati PNBK (Pesona Nusantara Bekasi Keren) Jilid III untuk menyaksikan kemegahan parade budaya dan ragam pertunjukan seni yang tak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga sukses menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.

Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat tampak meluap di sepanjang jalur arena. Keramaian masif ini menghidupkan ekosistem ekonomi mikro, memberi angin segar bagi pedagang makanan dan minuman, pelaku UMKM, hingga penyedia jasa kreatif yang terlibat dalam mendukung kebutuhan para peserta acara.

Perputaran rupiah melonjak tajam mulai dari kebutuhan logistik peserta parade—seperti sewa pakaian adat, jasa tata rias, perlengkapan pertunjukan, dokumentasi, hingga armada transportasi. Di sisi lain, ribuan pengunjung yang memadati lokasi turut aktif berbelanja jajanan dan kebutuhan harian sepanjang kegiatan berlangsung.
 

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa pergelaran seni berskala besar secara langsung menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi warga lokal.
 

“Ketika warga berkumpul, pasti ada aktivitas ekonomi yang ikut bergerak. Ada yang menyewa kostum, menggunakan jasa rias, membeli makanan, minuman sampai produk UMKM. Artinya, keramaian ini juga membawa rezeki bagi warga,” ujar Tri.

Ia menambahkan, pemanfaatan ruang publik harus berorientasi pada kemanfaatan yang inklusif agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positifnya.
 

“Kita ingin kegiatan seperti ini manfaatnya dirasakan banyak pihak. Seniman punya panggung, anak-anak punya ruang berkarya, masyarakat punya hiburan, dan pedagang juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pendapatannya,” katanya.
 

Dampak langsung pergelaran ini dirasakan nyata oleh para pelaku usaha di lapangan. Dedi (41), salah seorang pedagang makanan di area CFD, mengaku omzetnya melonjak drastis jika dibandingkan dengan hari biasa.

“Dari pagi sudah ramai. Banyak yang habis lihat parade kemudian beli minum atau sarapan. Hari ini lumayan ramai,” ujarnya.
 

Kondisi serupa dialami para penyedia kebutuhan pentas. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai kontingen memicu lonjakan permintaan sewa kostum, tata rias, serta perlengkapan panggung. PNBK Jilid III membuktikan bahwa pergelaran budaya mampu menghadirkan efek berantai yang nyata, mengolaborasikan dunia seni, pekerja kreatif, hingga sektor UMKM dalam satu ruang momentum.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini