Selasa, 18 Agustus 2026

Duka Kemerdekaan RI: Wali Kota Bekasi Siapkan Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana NTT

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:55 WIB
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (Istimewa)
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Di tengah gemuruh peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kabar duka menyelimuti tanah air. Bencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mengetuk rasa kemanusiaan dan memanggil kepedulian antardaerah.

Usai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun M. Hasibuan, Senin (17/8/2026), Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dengan nada penuh empati menegaskan bahwa kemerdekaan harus diwujudkan dalam aksi nyata untuk sesama anak bangsa.

“Kemerdekaan yang kita rayakan hari ini juga harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan. Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi musibah, dan tentu kita ikut merasakan duka yang mereka alami,” ujar Tri.
 

Tak ingin sekadar melempar simpati di atas kertas, Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat menyiapkan skema bantuan kemanusiaan darurat untuk menyokong proses pemulihan para korban di NTT.
 
Tri Adhianto Wali Kota Bekasi ketika bersama dengan Abdul Harris Bobihoe Wakil Wali Kota Bekasi (Istimewa)

“Saya sudah sampaikan, ini harus kita respons dengan empati yang diwujudkan dalam tindakan. Nanti akan kita koordinasikan dengan perangkat daerah terkait, kita lihat apa yang bisa kita bantu dan bentuk dukungan apa yang paling dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di NTT,” katanya.

Tri menggarisbawahi pentingnya ketepatan penanganan agar bantuan yang dikirimkan tidak salah sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga terdampak di lapangan.
 

“Jangan sampai kita hanya menyampaikan rasa prihatin. Kalau memang ada kebutuhan yang bisa kita dukung, tentu kita harus hadir. Prinsipnya, bantuan harus tepat, terkoordinasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana,” tegasnya.

Langkah responsif ini menegaskan tradisi solidaritas Kota Bekasi yang sebelumnya juga pernah menyalurkan bantuan serupa bagi korban bencana di daerah lain, termasuk Aceh.

“Bekasi ini bagian dari Indonesia. Ketika ada saudara kita yang mengalami musibah, kita tidak boleh merasa bahwa itu jauh dari kita. Kita punya tanggung jawab moral untuk ikut membantu. Bentuknya bisa melalui dukungan pemerintah maupun menggerakkan kekuatan masyarakat,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Tri menyampaikan doa mendalam agar proses evakuasi dan penanganan bencana di NTT berjalan lancar.
 

“Kita doakan saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan dan keselamatan. Pemerintah dan seluruh pihak yang berada di lokasi semoga diberikan kemudahan dalam melakukan penanganan. Dari Bekasi, kami menyampaikan bahwa kami turut berduka dan siap mengambil bagian dalam membantu sesuai kemampuan yang kita miliki,” pungkas Tri.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini