NAWACITAPOST.COM — Maskapai berkonsep Premium Service Carrier, TransNusa, kembali membuat gebrakan besar dalam industri penerbangan tanah air. Operasional rute penerbangan langsung pergi-pulang (PP) ini telah resmi mengudara sejak 21 September 2026.
Demi memperkokoh posisinya di panggung penerbangan nasional, TransNusa secara resmi meluncurkan rute domestik baru yang menghubungkan dua pusat ekonomi dan pariwisata vital di Indonesia: Denpasar, Bali (DPS) dan Surabaya, Jawa Timur (SUB).
Langkah strategis ini menandai babak baru penjelajahan udara TransNusa dalam memanjakan para pelancong bisnis maupun wisatawan.
Denpasar, yang selama ini menjadi salah satu basis operasional utama bagi TransNusa, kini semakin kokoh sebagai hub konektivitas yang menghubungkan destinasi domestik strategis hingga rute mancanegara yang kian agresif dikembangkan.
Menanggapi ekspansi besar-besaran ini, Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, menegaskan komitmen maskapai dalam membaca dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
Penambahan rute Denpasar–Surabaya dipandang sebagai fondasi penting untuk memperluas jangkauan layanan berkualitas tinggi.
“Kami terus melihat bagaimana TransNusa dapat berkembang dengan menambahkan koneksi yang memiliki relevansi bagi perjalanan domestik," tegasnya.
Datuk Bernard Francis CEO TransNusa. (Dok. TransNusa)
Lebih lanjut, Datuk Bernard Francis mengungkapkan bahwa, Surabaya menjadi tambahan terbaru dalam jaringan dari Bali dan sekaligus memperluas pilihan destinasi yang dapat dijangkau langsung oleh pelanggan.
"Kami akan terus mengevaluasi dan mengembangkan jaringan secara bertahap, dengan Bali tetap menjadi salah satu basis penting dalam ekspansi TransNusa di Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Dramatis! Bea Cukai Sorong Gagalkan Penyelundupan Ratusan Gram Ganja Berkedok Kiriman Pakaian
Konektivitas Tanpa Henti dan Loncatan Frekuensi
Sebagai jawaban atas tingginya demografis penerbangan di koridor Bali–Jawa Timur, TransNusa langsung menggelar operasional harian sejak hari pertama peluncuran.
Pada fase awal ini, penerbangan nomor 8B-5376 dijadwalkan meluncur dramatis dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar pada pukul 18.05 WITA dan mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 18.10 WIB.
Sebaliknya, armada dengan nomor penerbangan 8B-5377 siap bertolak dari Surabaya pukul 18.50 WIB dan menyentuh landasan Denpasar pada pukul 20.55 WITA.
Tidak berhenti di situ, TransNusa langsung menyiapkan loncatan frekuensi penerbangan yang agresif. Terhitung mulai 10 Oktober 2026, maskapai ini melipatgandakan layanan menjadi dua kali sehari.
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Solok: Kompleks Perkantoran Bupati Solok Rusak Parah, Puluhan Warga Mengungsi
Penambahan jadwal pagi hari ini dirancang penuh kepraktisan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi. Penerbangan pagi 8B-5370 akan mengangkut penumpang dari Denpasar pukul 07.10 WITA dan mendarat di Surabaya pukul 07.05 WIB.
Sementara itu, rute balik 8B-5371 dijadwalkan mengudara dari Surabaya pukul 07.35 WIB dan tiba di Denpasar pukul 09.25 WITA.
Dengan adanya opsi penerbangan pagi dan sore, TransNusa memberikan fleksibilitas jadwal yang belum pernah ada sebelumnya bagi para pebisnis maupun wisatawan yang mengejar waktu secara presisi.
Menjadikan Bali Megahub Regional dan Internasional
Kehadiran rute Surabaya ini kian mengukuhkan Bali sebagai benteng utama pengembangan jaringan penerbangan TransNusa.
Dari basis Denpasar, TransNusa telah membangun pilar konektivitas yang mengagumkan ke berbagai penjuru Nusantara dan rute mancanegara, seperti Jakarta, Manado, Lombok, Bima, Wakatobi, Waingapu, hingga destinasi internasional populer seperti Singapura, Perth, Guangzhou, dan Phuket.
“Bali memiliki posisi penting dalam jaringan TransNusa, baik untuk penerbangan domestik maupun regional," tutur Datuk Bernard Francis.
Oleh karena itu, ia akan terus melihat bagaimana jaringan dari Bali dapat dikembangkan secara tepat, termasuk melalui penambahan destinasi dan frekuensi penerbangan.
"Kami ingin memastikan setiap rute yang kami hadirkan memiliki peran dalam membangun jaringan yang semakin terhubung dan memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan,” tambah Datuk Bernard Francis, Group CEO TransNusa.
Layanan Kelas Premium dan Harga Kompetitif
Mengusung identitas unik sebagai Premium Service Carrier pertama di kawasan Asia Pasifik, TransNusa menawarkan pengalaman terbang yang berbeda dibanding maskapai konvensional. Penumpang ditawari fleksibilitas tinggi melalui tiga paket layanan unggulan: SEAT, SEAT-PLUS, dan FLEXI-PRO.
Keunggulan utama TransNusa terletak pada kenyamanan armada modern dengan ruang kaki (legroom) yang lebih lega, fasilitas bagasi tercatat gratis hingga 20 kg, serta bagasi kabin 7 kg untuk setiap pelanggan.
Penawaran istimewa ini sudah dapat dinikmati publik dengan tarif kompetitif mulai dari Rp800.000 untuk sekali jalan. Tiket resmi rute Denpasar–Surabaya ini telah dibuka sejak 11 September 2026 dan dapat diakses langsung melalui kanal resmi www.TransNusa.co.id serta jaringan mitra agen perjalanan terpercaya.
Jejak Rekor dan Inovasi TransNusa
Sejak mengantongi Sertifikat Operator Penerbangan (AOC) pada September 2022 dan mengoperasikan jajaran armada Airbus A320, TransNusa terus bergerak cepat. Transformasi besar terjadi pada Februari 2024 saat maskapai melakukan rebranding penuh menjadi Premium Service Carrier.
Baca Juga: Sinergi Empat Bandara Internasional: DJBC Gagalkan Penyelundupan 29 Kilogram Emas Rp73 Miliar
Kini, dengan basis operasional utama di Jakarta dan Bali, jaringan internasional TransNusa merambah ke berbagai megapolitan dunia seperti Singapura, Guangzhou, Kuala Lumpur, Perth, Bangkok, hingga Phuket.
TransNusa tidak hanya mengukir sejarah sebagai maskapai Indonesia kedua yang terbang ke Tiongkok, tetapi juga memelopori standar baru penerbangan berkonsep Premium Service Carrier di Asia Pasifik.
Artikel Terkait
Penyelam BSG Temukan Satu Korban Tewas di Dalam Badan KM Virgo 8
Skandal Korporasi Politik Pati: Bupati Nonaktif Sudewo Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp3,6 Miliar
Penyergapan Mencekam di Jalan Lintas Sumatera, Bea Cukai Teluk Nibung Gagalkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal
Gagalkan Penyelundupan Kargo Udara, Bea Cukai Jayapura Sita Puluhan Ribu Rokok Ilegal
Kawal Jalur Perdagangan Dunia, Bea Cukai Unjuk Gigi di Forum BRICS India 2026