NAWACITAPOST.COM – Suasana haru mewarnai acara syukuran yang digelar ratusan warga Teluk Bakau yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Teluk Bakau di lapangan voli kawasan permukiman Teluk Bakau, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur warga setelah perjuangan mereka untuk memperoleh ganti rugi atas permukiman yang terdampak akhirnya mencapai penyelesaian.
Di bawah tenda berwarna kuning, warga berkumpul untuk merayakan tercapainya kesepakatan terkait kompensasi yang mereka perjuangkan. Dalam kesempatan itu, masyarakat juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam sekaligus Bendahara Fraksi Partai Golkar, Walfentius Tindaon, A.Md., yang dinilai telah memberikan arahan dan pendampingan selama proses penyelesaian persoalan tersebut.
Ketua Aliansi Masyarakat Teluk Bakau, Salvius Nong, mengatakan perjuangan warga untuk mendapatkan ganti rugi yang dinilai layak tidak terlepas dari pendampingan serta arahan yang diberikan Walfentius. Menurutnya, dukungan tersebut membantu masyarakat dalam memperjuangkan hak mereka di tengah proses komunikasi dan negosiasi dengan pihak perusahaan.
“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Dewan atas segala arahan, petunjuk, dan pendampingan selama ini. Berkat kepedulian dan pengawalan beliau, kami masyarakat kecil akhirnya bisa mendapatkan hak-hak kami secara setimpal. Nilai kompensasi ini jauh lebih layak dan manusiawi dibandingkan tawaran awal dari pihak perusahaan sebelumnya,” ujar Salvius dengan mata berkaca-kaca.
Rangkaian acara berlangsung penuh haru. Isak tangis dan pembacaan pantun perpisahan mewarnai pertemuan tersebut, seiring dengan berakhirnya salah satu tahap penting dalam perjuangan warga Teluk Bakau.
Baca Juga: DPRD Kota Batam Restui Perpanjangan Waktu Pansus Ranperda Sampah Demi Aturan Matang
Warga menilai proses yang mereka lalui membutuhkan kesabaran, kekompakan, serta komunikasi yang berkelanjutan dengan berbagai pihak. Dalam proses tersebut, Walfentius disebut turut membantu menjembatani komunikasi antara masyarakat, instansi terkait, dan pihak pengembang agar persoalan yang dihadapi dapat menemukan jalan penyelesaian.
Kehadiran Walfentius dalam acara syukuran itu disambut hangat oleh warga dan sejumlah tokoh masyarakat. Bagi warga, penyelesaian persoalan kompensasi tersebut menjadi momentum untuk menutup satu babak perjuangan sekaligus mempersiapkan kehidupan di tempat yang baru.
Menanggapi apresiasi warga, Walfentius menyampaikan rasa syukur karena persoalan yang sempat mengalami kebuntuan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan kondusif. Ia menegaskan bahwa salah satu tanggung jawab wakil rakyat adalah mendengarkan aspirasi masyarakat serta membantu mencarikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.
“Persoalan hari ini telah selesai dengan baik. Namun, saya menitipkan pesan agar persaudaraan dan komunikasi warga tetap utuh meskipun nanti tinggal di tempat yang berbeda-beda. Apabila ke depan bapak dan ibu mengalami kesulitan dalam bentuk apa pun di lokasi yang baru, pintu saya selalu terbuka. Kami siap hadir kembali untuk mencari solusi bersama,” tutur Walfentius di hadapan warga.
Ia juga berharap agar hubungan kekeluargaan yang telah terbangun selama perjuangan tersebut tetap terpelihara, sehingga warga dapat melanjutkan kehidupan dengan baik di lingkungan masing-masing.
Acara syukuran ditutup dengan doa bersama. Momen tersebut menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus bentuk apresiasi warga terhadap semua pihak yang dinilai telah berkontribusi dalam proses penyelesaian persoalan ganti rugi permukiman Teluk Bakau.
Warga berharap penyelesaian ini dapat menjadi awal yang baik untuk menata kehidupan ke depan. Kebersamaan masyarakat, komunikasi dengan para pemangku kepentingan, serta pendampingan dalam memperjuangkan hak-hak warga menjadi bagian penting dari perjalanan panjang yang akhirnya mencapai titik penyelesaian. (Bazo)
Artikel Terkait
Sidoarjo Akrab Seiman Minggu Kasih Bersama Kapolresta Sidoarjo di GKI
Poster Pencarian Dwi Bagus dan Ibu-Anak yang Hilang di Madiun Beredar, Jatanras Polda Jatim Lakukan Pengejaran
Nias Barat Bidik Dukungan Kemenkes untuk Alat Medis dan Dokter Spesialis
Wakapolda Jatim Gelar Minggu Kasih di GKJW Waru Sidoarjo, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Bullying