NAWACITAPOST.COM — Langkah besar bagi peradaban medis Kota Bekasi resmi diukir. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Gedung B RS Siloam Sentosa di Bekasi Timur, Selasa (22/9/2026).
Momentum strategis ini menjadi pemantik transformasi fasilitas kesehatan daerah melalui penetrasi teknologi modern tanpa bedah.
Peresmian gedung baru tersebut turut dihadiri CEO sekaligus Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group Caroline Rady, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Hadi Prabowo, Camat Bekasi Timur Arie Halimatussadiyyah, beserta jajaran lurah setempat.
Dalam kesempatan tersebut, RS Siloam Sentosa memperkenalkan terobosan penanganan medis mutakhir, seperti Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL/SWL) untuk memecah batu ginjal lewat gelombang kejut tanpa operasi, serta teknik bedah invasif minimal laparoskopi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut hangat lompatan teknologi medis ini sebagai pemacu kualitas hidup warga Bekasi.
“Pemerintah Kota Bekasi tentu menyambut baik pengembangan fasilitas dan layanan kesehatan seperti ini. Kehadiran teknologi medis yang semakin maju diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan pelayanan bagi masyarakat,” ujar Tri.
Ia menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan penyedia layanan kesehatan demi memperluas jangkauan masyarakat terhadap penanganan medis berkualitas.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, aman, dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, sinergi dengan rumah sakit dan seluruh tenaga kesehatan menjadi hal yang penting,” katanya.
CEO dan Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, Caroline Rady, menegaskan bahwa ekspansi ini merupakan komitmen nyata pihaknya dalam merespons kebutuhan medis masyarakat secara dinamis.
“Kami ingin terus menghadirkan layanan kesehatan yang didukung teknologi dan tenaga medis yang kompeten, sehingga masyarakat dapat memperoleh pilihan pelayanan yang semakin lengkap,” ujar Caroline.
Kehadiran Gedung B beserta deretan fasilitas medis berbasis teknologi tinggi ini diproyeksikan memperkuat aksesibilitas warga Bekasi Timur dan sekitarnya, sekaligus memperkokoh fondasi pelayanan kesehatan yang modern, aman, dan terjangkau.
Artikel Terkait
Jawa Barat Berduka, Mantan Gubernur Danny Setiawan Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun
Nusron Wahid Ngaku Tak Tahu Skandal HGB Summarecon yang Seret Orang Kepercayaannya
Viral Warga Bener Meriah Kompak Bangun Jalan Rusak Pasca Bencana Banjir
Polisi Usut Motif Pelaku Penendang Wanita di Food Court Senayan City
Usai Erupsi Anak Krakatau Mereda, Muncul Fenomena 'Telur Ceplok' di Kawah Aktif