Sabtu, 15 Agustus 2026

NTT Mencekam: Gempa M 7,7 Guncang Flores, Peringatan Tsunami Sempat Menyala!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:11 WIB
Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. (Threads/maulidyamrn)
Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. (Threads/maulidyamrn)

NAWACITAPOST.COM — Kepanikan luar biasa melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 guncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB.
 
Gempa dangkal berkedalaman 10 km ini berpusat di 36 km timur laut Mbay, Nagekeo, dan dipicu oleh aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Thrust).

Guncangan dahsyat tersebut merusak sejumlah bangunan dan memicu gelombang kepanikan warga hingga wisatawan. Di Labuan Bajo, para tamu hotel berlarian menyelamatkan diri menuju lobi dan area terbuka.

Momen mendebarkan ini diabadikan oleh pengguna akun Threads @maulidyamrn. Ia mengunggah situasi mencekam saat air laut di depan hotelnya mendadak surut usai guncangan.
 

“Gempa di Labuan Bajo. Sebelum ada gempa susulan, air laut belum surut, begitu gempa susulan berlanjut air laut mulai surut. Stay safe everyone!” tulisnya.

“Tadi pagi masih enggak surut lho divideoin, sumpah ini langsung surut,” lanjutnya.
Kondisi pesisir pantai sempat naik-turun seiring rentetan gempa susulan. Petualangan liburan mendadak berubah menjadi evakuasi ketika tim SAR turun tangan mengarahkan massa ke area aman.

“Gempa susulan masih terus berlanjut, air laut pasang surut dan tadi pihak Basarnas juga sudah datang ke hotel tempat aku stay (Katamaran) memberi arahan untuk berlindung ke arah utara dan naik ke dataran tinggi,” ungkap akun @maulidyamrn dalam utas terbarunya.

“Terimakasih warga yg sudah mendoakan kami disini, semoga kita selalu dilindungi dimanapun kita berada,” sambungnya.
 
BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami dan mencatat adanya gelombang tsunami berketinggian di bawah 1 meter di beberapa titik. Namun, potensi bahaya laut tersebut kini resmi dinyatakan usai.

“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7, tanggal: 15-Aug-26 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir,” rilis BMKG melalui akun resmi X.
Meskipun ancaman tsunami telah berlalu, warga dan wisatawan di imbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta memastikan struktur bangunan sekitar aman sebelum kembali beraktivitas.(***)

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini