Senin, 14 September 2026

Update Pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang Kontak di Laut Jawa

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 14 September 2026 | 10:55 WIB
Basarnas masih terus melakukan pencarian kepada penumpang kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. (Instagram.com/@bpkpalm.21)
Basarnas masih terus melakukan pencarian kepada penumpang kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. (Instagram.com/@bpkpalm.21)

NAWACITAPOST.COMTim SAR gabungan yang dipimpin Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bergerak cepat menerjang cuaca buruk dan gelombang tinggi demi menyelamatkan 243 penumpang serta awak Kapal Virgo Transport 8.
 
Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026).

Hingga Minggu siang, operasi pencarian dan pertolongan skala besar telah membuahkan titik cerah dengan mengevakuasi 103 orang dari tengah lautan, meski satu orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
 

Kapal motor tersebut diketahui terakhir kali menjalin komunikasi pada pukul 01.00 Wita di tengah cuaca ekstrem sebelum akhirnya lenyap dari radar sekitar pukul 02.00 Wita.
 
Basarnas menerima laporan darurat pada pukul 04.10 Wita dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi.

“Posisi terakhir kapal yang diterima berada di sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana dalam konferensi pers di Banjarmasin.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin langsung menerjunkan enam personel rescue menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 Wita untuk memulai penyisiran.
 

Penyisiran intensif yang melibatkan armada gabungan termasuk unsur TNI AL berhasil menjangkau para korban yang terombang-ambing di lautan. Sebanyak 103 korban berhasil diselamatkan oleh tiga kapal melintas.
 
TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang (15 selamat, 1 meninggal dunia), TB TCP mengevakuasi 38 orang selamat, dan MV Haida menyelamatkan 49 orang dalam kondisi selamat.

“Sampai dengan pukul 12.00 (Wita), upaya pencarian korban telah kami laksanakan dengan maksimal. Ada penumpang-penumpang yang sampai pukul 12.00 sudah berhasil terevakuasi. Kami informasikan bahwa penumpang kapal yang terevakuasi berjumlah 103 orang,” jelas Putu.

Operasi SAR ini mengerahkan armada laut yang tangguh, meliputi TB Mauhaw IX, TB TCP, MV Haida, KN SAR Laksamana, KRI Nala, dan KM Kunyit. Untuk menembus hambatan tingginya gelombang laut, Basarnas menembus batas udara dengan memobilisasi armada helikopter.
 

Helikopter HR 3601 milik Skuadron 400 Lanudal Juanda dilepas lepas landas pada pukul 08.22 WIB membawa lima kru dan dua rescuer dari Kantor SAR Surabaya.

“Helikopter dengan lima kru dan 2 rescuer Kantor SAR Surabaya diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 10.31 WIB dan akan berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC) operasi SAR,” kata Kepala SAR Surabaya, Nanang Sigit.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan terus menyisir zona pencarian guna menemukan sisa penumpang dan awak kapal yang masih dinyatakan hilang di perairan Laut Jawa.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini