Sabtu, 12 September 2026

Karhutla Gunung Bromo Kembali Berkobar, Api Merembet ke Gunung Kursi

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 12 September 2026 | 00:40 WIB
Gunung Bromo Kembali Terbakar, BPBD Jatim Kerahkan Water Bombing 17 Kali hingga Api Merembet ke Gunung Kursi
Gunung Bromo Kembali Terbakar, BPBD Jatim Kerahkan Water Bombing 17 Kali hingga Api Merembet ke Gunung Kursi

PROBOLINGGO, NAWACITAPOST.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Setelah sempat dilanda kebakaran hebat pada Agustus 2026, titik api kembali muncul pada Kamis (10/9/2026) sore.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura. Tiupan angin kencang membuat api cepat meluas hingga mengarah ke kawasan Lembah Watangan atau yang dikenal sebagai Bukit Teletubbies.

Medan yang terjal dan lokasi titik api yang sulit dijangkau membuat proses pemadaman melalui jalur darat belum dapat dilakukan secara maksimal.

BPBD Jawa Timur kemudian kembali mengerahkan helikopter PK-DAP untuk melakukan operasi water bombing pada Jumat (11/9/2026).

Helikopter tersebut menggunakan bucket berkapasitas 1.000 liter. Air untuk pemadaman diambil dari kawasan Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, sebelum dijatuhkan ke sejumlah titik kebakaran di kawasan Bromo.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno, mengatakan operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 17 kali hingga Jumat siang.

"Karena kondisi di lokasi saat ini kabutnya sangat tebal, water bombing sementara tidak bisa kita lanjutkan demi faktor keselamatan," ujar Satriyo, mewakili Kalaksa BPBD Jatim.

Dari 17 kali penerbangan tersebut, total air yang telah dijatuhkan ke titik-titik kebakaran mencapai 17.000 liter.

Namun, upaya pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala. Selain kabut tebal, kondisi medan yang sulit membuat tim harus mengandalkan pemantauan dari udara serta kesiapsiagaan personel di lapangan.

Satriyo menyebut personel gabungan dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Probolinggo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), TNI, Polri, dan relawan masih bersiaga di sekitar lokasi.

"Selain water bombing, sejumlah personel dari Tim Gabungan saat ini juga bersiaga memantau kondisi Karhutla di Gunung Bromo, guna mengantisipasi jika kebakaran tersebut merembet ke bagian bawah," katanya.

Perkembangan terbaru menunjukkan api telah merembet ke wilayah Gunung Kursi. Sementara itu, luas area yang terdampak kebakaran masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap meluasnya karhutla, Balai Besar TNBTS juga menutup sementara akses wisata menuju Gunung Bromo dari jalur Jemplang, Malang.

Penutupan akses tersebut diberlakukan hingga waktu yang belum ditentukan, menyesuaikan perkembangan kondisi kebakaran dan keselamatan wisatawan.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini