Senin, 7 September 2026

Di Ujung Tanduk, Penasihat HKNB Desak Pengurus Segera Gelar RUA

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 7 September 2026 | 10:30 WIB

NAWACITAPOST.COM — Sikap pasif pengurus Himpunan Keluarga Nias Bekasi (HKNB) dalam menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) menuai sorotan tajam. RUA yang sedianya dilaksanakan pada Maret lalu hingga kini belum menentu, menempatkan organisasi penampung warga asal Kepulauan Nias di Bekasi itu pada titik krusial kemunduran.

Penasihat HKNB sekaligus Mantan Ketua HKNB dan Ketua BPMJ Jemaat BNKP Marturia Bekasi, Martinus Lase, secara tegas mendesak kepengurusan saat ini untuk segera mengambil tindakan konkret sebelum semangat para anggota benar-benar padam.
 
Ia menekankan bahwa agenda RUA bukan sekadar formalitas pergantian pengurus, melainkan momentum vital untuk memulihkan denyut nadi organisasi yang terus melemah.
 

"Momentum RUA ini sangat penting dilaksanakan sebagai momentum membangkitkan semangat anggota HKNB yang seakan hilang beberapa tahun terakhir," tegas Martinus, Jumat (4/9/2026).

Gagasan untuk menyegerakan pergantian kepemimpinan ini tidak bergulir dari satu suara saja. Nada keprihatinan yang sama terus berdengung keras di internal organisasi.
 
Berbagai pernyataan dari jajaran penasehat hingga dinamika pembicaraan di grup WhatsApp HKNB menunjukkan tingginya desakan perubahan, bahkan sejumlah figur dikabarkan sudah menyatakan kesiapan untuk memimpin.

Sikap mengulur waktu dari pengurus dinilai Martinus dapat merusak relevansi HKNB sebagai wadah pemersatu. Karena itu, ia meminta pengurus tidak menunda pelaksanaan RUA lebih lama lagi agar organisasi tetap tanggap dan tidak kehilangan kepercayaan anggotanya.
 

"Dari berbagai statemen para penasehat terlihat keinginan yang sama. Maka seharusnya jangan sampai lewat tahun ini agar dilihat masih relevan. Kalau dilihat dari berbagai komentar di dalam group WatsAp HKNB sudah ada beberapa pihak yang siap menakhodai HKNB ini kedepan," lanjut Martinus.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran pengurus aktif HKNB belum memberikan kepastian jadwal pelaksanaan RUA. Jika pembiaran ini terus berlanjut, HKNB tidak hanya berisiko mengalami kekosongan kepemimpinan yang sah, tetapi juga menghadapi krisis kepedulian dari anggotanya sendiri.(Redaksi)

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini