Sabtu, 5 September 2026

Pasca-Viral Isu Kades Tambun Mesra dengan Politisi, Suami Siap Tempuh Jalur Hukum

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Sabtu, 5 September 2026 | 09:01 WIB
Menyoroti tanggapan suami Bu Kades di Tambun Selatan yang sempat viral terkait dugaan bermesraan dengan pria lain dalam lift. (Instagram.com/@feedmedsos)
Menyoroti tanggapan suami Bu Kades di Tambun Selatan yang sempat viral terkait dugaan bermesraan dengan pria lain dalam lift. (Instagram.com/@feedmedsos)

NAWACITAPOST.COM — Pasca-viral isu Kades Tambun mesra dengan politisi di media sosial, Muhammad Arief selaku suami dari Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, akhirnya angkat bicara. Arief secara tegas membantah narasi miring tersebut dan membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan rekaman tanpa konfirmasi.

Isu ini mengemuka setelah beredar video berdurasi sekitar 11 detik yang menampilkan seorang perempuan dan laki-laki di dalam sebuah lift. Unggahan akun Instagram @feedmedsos pada Jumat, 4 September 2026, menyertakan narasi tuduhan hubungan tidak pantas antara Pipit Haryanti dengan seorang politisi bernama Tigor Doris Sitorus, S.E.

"Video berdurasi 11 detik tersebut beredar disertai narasi yang menuding seorang kepala desa di Tambun Selatan dan politisi tengah bermesraan," tulis postingan tersebut.
 

Menanggapi tuduhan yang mengarah pada istrinya, Arief memberikan klarifikasi langsung kepada awak media pada Kamis, 3 September 2026. Didampingi oleh Pipit Haryanti, Arief menegaskan bahwa isi video yang beredar telah diputarbalikkan dari konteks yang sebenarnya.

"Dengan adanya video yang beredar di media sosial, video tersebut tidak seperti yang disangkakan dan tidak dalam konotasi negatif," tegasnya.

Arief menyatakan selalu mengetahui seluruh aktivitas sang istri sehingga tuduhan yang beredar di masyarakat tidak berdasar.

"Saya sebagai suami mengetahui semua kegiatan istri saya. Setiap langkahnya saya tahu," tambahnya.
 

Dugaan Politik Kotor Jelang Pilkades

Lebih jauh, Arief menilai kemunculan video tersebut bukan sekadar rumor biasa, melainkan berkaitan erat dengan dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari. Ia mengecam keras penyebaran narasi liar yang dinilainya merugikan nama baik keluarganya.

"Ini sebuah tindakan yang sangat keji. Karena tanpa terkonfirmasi kepada saya lalu dibuat narasi yang pada akhirnya disalahtafsirkan," bebernya.

"Tindakan ini juga berbarengan dengan politik Pilkades hari ini," jelas Arief.

Meski diterpa isu miring, Arief memastikan bahwa keharmonisan rumah tangganya bersama Pipit tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh unggahan tersebut.
 

"Saya akan selalu menjaga istri saya di mana pun berada, salah satunya dari penyebaran video yang tidak beradab," ungkap Arief.

Dukungan Penuh untuk Maju Kembali

Dalam kesempatan yang sama, Arief menegaskan akan tetap memberikan dukungan penuh kepada istrinya untuk bertarung kembali dalam kontestasi Pilkades Lambangsari. Ia mengimbau agar semua pihak tidak menggunakan cara-cara tidak terpuji dalam proses demokrasi di tingkat desa.

"Saya meminta pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak menjadikan persoalan picisan ini ke dalam politik di Desa Lambangsari," tegas Arief.

"Saya terus mendukung istri saya untuk maju sebagai calon kepala desa hingga terpilih kembali dan membangun desa yang kita cintai ini," tambahnya.
 

Mengakhiri keterangannya, Arief mengajak seluruh pihak untuk menjaga iklim Pilkades agar tetap berlangsung secara sehat dan bermartabat.
 
Ia juga menegaskan sedang mempertimbangkan langkah hukum resmi terhadap pihak-pihak yang memproduksi dan menyebarluaskan video beserta narasi menyesatkan tersebut.(***)

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini