Jadi, dari beberapa fenomena ini Petrus mengharapkan agar para advokat dan konsultan pajak memiliki paradigma baru bagaimana menjadi profesional yang spesialis.
"Karena dengan menjadi profesional spesialis, anda tidak akan kehilangan pasar, anda tidak akan menjadi bagian dari habitat yang over supply itu," kata Petrus.
Baca Juga: Terkait Pajak, Anies Baswedan Nyatakan Pengusaha Takut Dukung Dirinya. Petrus Loyani: Buktikan!
"Anda akan berada dalam habitat yang eksklusif, yang elit, ini adalah persoalan keprofesionalan bukan persoalan organisasi Massa yang banyak banyakan anggota," sebutnya.
"kalau semakin anda elit, semakin anda eksklusif ya semakin besar pangsa anda," tambah Petrus.
Petrus meyakini, degradasi profesi pengacara ini akan semakin lebih amburadul karena kedepan ada satu program dari pemerintah tentang terbukanya pendidikan hukum, hanya ditempuh dalam satu tahun, baik itu di level S1 maupun S2.
Baca Juga: Rafael Alun Didakwa Cuci 100 miliar, Petrus Loyani: Harus jadi Preseden Hukum!
" Itu sudah banyak ditawarkan, sudah diimplikasikan," jelasnya.
Dari program tersebut, Petrus mengaku tidak bisa membayangkan. Meskipun secara teoritis dan normatif dikatakan yang bisa masuk di situ adalah mereka yang sudah bekerja minimal 5 tahun ke atas pada bidang tersebut, namun tidak bisa dibayangkan bagaimana nanti kualitas mereka.
"Yang belajar hukum 3,5 tahun saja masih amburadul, lulus tapi belum tentu bisa kerja, apalagi kalau disertai program-program semacam itu," ucap Petrus sembari menyatakan pengalamannya saat kuliah di hukum.
Baca Juga: Petrus Loyani: Jokowi Dikepung 3 Front
Petrus pun mengaku tidak mengerti apa latar belakang pemikiran tersebut. "apakah sudah dipikirkan matang-matang tentang kemanfaatannya dan sebagainya?".
tetapi yang pasti, menurut Petrus, dengan program itu nanti akan terjadi degradasi quality dari profesi pengacara tersebut.
"Jumlah mungkin makin banyak, tetapi kualitas mungkin makin menurun," katanya.
Maka pesan Petrus, untuk menjadi profesional yang elit dan mempunyai pangsa pasar yang baik, para Advokat dan konsultan pajak dapat mendengarkan testimoni-testimoni atau kesaksian dari alumni-alumni PKPP Perjakin yang dengan sangat eksplisit mengatakan, setelah mereka mengikuti pendidikan di kelas PKPP Perjakin menjadi terbuka wawasan baru tentang profesi pengacara yang lebih punya prospek.
Artikel Terkait
Petrus Loyani, Relawan Ganjar Mahfud: Perlu Reformasi UU Pajak dan Perubahan Mentalitas Wajib Pajak
Hashim Ungkap Korupsi 51 Triliun di Kemenhan, Petrus Loyani Pertanyakan Tindakan Prabowo
Petrus Loyani: TPN dan Relawan adalah 'Penjual' bukan 'Pengganjal' Ganjar-Mahfud
Petrus Loyani, Menilai Debat Calon Presiden dan Implikasinya bagi Kemajuan Indonesia
Petrus Loyani Countervailing Narasi Tyas Subyakto tentang Jokowi dan Megawati
Petrus Loyani Menilai Performance Imin, Gibran & Mahfud dalam Debat Cawapres 2024
Ketua RGM Petrus Loyani Kagumi Kebesaran Jiwa dan Kecerdasan Intelektualitas Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf