"Tapi kali ini berbeda, ada 38 kabupaten kota yang akan bersama-sama melaksanakan Pilkada, sehingga pasti sorotan isu yang terjadi di Nganjuk, akan berbeda dengan isu yang terjadi di sekitar Nganjuk," katanya.
Wisnu berharap, dari isu-isu seperti ini, saya berharap, kepentingan kami, yaitu partisipasi, bahwa panjenengan semua bisa dapat memberikan bantuan, memberikan dukungan, melalui media melalui pemberitaan yang tentu tidak sekedar pemberitaan, tapi ada nilai jurnalisnya, dari setiap dari setiap kegiatan proses Pilkada.
"Saya meyakini bahwa kontribusi para jurnalis sangat besar," pungkasnya.
Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com melalui aplikasi Facebook silahkan klik disini, dan disini juga melalui aplikasi Twitter atau X silahkan klik disini pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu
Artikel Terkait
Perbedaan Antara APS dan APK, Ketua KPU Nganjuk: APS Hanya Gambar dan Nama
Terkait dengan Penggelembungan Suara di Dapil Tiga, KPU dan Bawaslu Nganjuk Turun Gunung
Peristiwa Penggelembungan Suara Terus Bergulir, Bawaslu Nganjuk Undang Pelapor, Saksi dan Terlapor
Kasus Penggelembungan Suara Terus Berproses, Pengacara Sukomoro Penuhi Undangan Bawaslu Nganjuk Atas Nama Partai Demokrat
Penggelembungan Suara di Dapil 3 Surabaya, Perindo Tuntut PSU
Tuntas Sudah Kajian Bawaslu Tentang Peristiwa Dugaan Penggelembungan Suara di Kertosono, Ini Endingnya
Tuntasnya Kajian Bawaslu Nganjuk, Hamid Effendy Aktivis LSM LKHPI: Bongkar Motifnya
Peristiwa Dugaan Penggelembungan Suara Berpotensi Pidana, Mantan Ketua Komisi A Buka Suara
Peristiwa Dugaan Penggelembungan Suara di Kertosono Terus Jadi Perbincangan, Ini Kronologi dan Fakta Hingga Motif
Ratusan Orang Geruduk Kantor Bawaslu Nganjuk, Ini yang Terjadi