Selain hasil survei, Hanta juga menggarisbawahi pentingnya strategi kampanye di hari-hari mendatang. Bagi pasangan Khofifah-Emil, keberlanjutan program yang mereka tawarkan akan menjadi kunci untuk mempertahankan posisi kuat mereka. Sedangkan bagi Tri Rismaharini-Zahrul Azhar dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim, diperlukan pendekatan yang lebih intensif untuk meningkatkan elektabilitas.
Baca Juga: Pelantikan Menteri Kabinet Prabowo Dijadwalkan 21 Oktober 2024
"Debat publik, kampanye terbuka, dan komunikasi yang efektif dengan pemilih akan sangat menentukan pergeseran elektabilitas di masa-masa akhir kampanye. Peta politik Pilkada Jawa Timur masih mungkin berubah, terutama jika ada isu atau strategi yang mampu menggerakkan pemilih yang belum menentukan sikap," ujar Hanta.
Artikel Terkait
Say No to Judi Online, Kalapas Pemuda Kelas III Langkat Kanwil Kumham Sumut Lakukan Sidak Handphone Seluruh Petugas
Wujud Partisipasi, Lapas Kelas IIA Rantauprapat Ikuti Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu Ke-79
Kenaikan Indeks Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Banten Tertinggi Kedua se Jawa-Bali
Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 600 Triliun
Kabinet Prabowo-Gibran Berpotensi Membebani APBN