Rabu, 9 September 2026

Pria Diduga Nekat Lompat ke Rel KRL Tanah Abang, Masinis Refleks Rem Darurat

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Rabu, 9 September 2026 | 13:14 WIB
Menyoroti insiden viral yang diduga melibatkan seorang pria yang nyaris tertemper KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@lbj_jakarta)
Menyoroti insiden viral yang diduga melibatkan seorang pria yang nyaris tertemper KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@lbj_jakarta)

NAWACITAPOST.COM — Aksi nekat seorang pria yang diduga melompat dari Peron 2 Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengejutkan para pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line pada Selasa, (8/9/2026).
 
Peristiwa menegangkan yang terekam dalam unggahan akun Instagram @lbj_jakarta tersebut memperlihatkan suasana histeris para penumpang saat rangkaian KRL hendak melaju menuju arah Bekasi.

Berdasarkan narasi yang beredar, pria tersebut melompat persis ketika kereta tengah mendekat dan sempat berdiri terpaku selama beberapa detik di tengah perlintasan. Beruntung, tragedi berdarah berhasil dihindari berkat ketangkasan petugas di kabin kemudi.
 

"Beruntung, KRL berhasil mengerem dan berhenti sebelum terjadi kecelakaan," tulis narasi dalam unggahan tersebut.

Usai kereta berhenti, pria itu langsung melompat kembali ke atas peron. Setibanya di peron, ia tampak bersujud selama beberapa detik dalam kondisi diam tak bergerak sebelum akhirnya kembali berdiri.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi kronologi insiden yang terjadi sesaat sebelum Commuter Line tujuan Manggarai masuk ke Jalur 2 tersebut.

"Dengan sigap petugas masinis melakukan pengereman untuk menghindari temperan dengan yang bersangkutan," kata Karina dalam keterangannya, Selasa, (8/9/2026).
 

Karina menambahkan, "Usai pengereman, yang bersangkutan segera melompat kembali ke atas peron."

Setelah kejadian, masinis langsung berkoordinasi dengan petugas pengamanan di lokasi. Karina memastikan insiden tersebut tidak sampai mengganggu jalannya transportasi massal itu.

"Kejadian ini tidak menimbulkan kendala operasional dan perjalanan Commuter Line kembali berjalan melayani naik turun pengguna di peron 2 Stasiun Tanah Abang secara normal," terang Karina.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa Petugas Keamanan Dalam (PKD) stasiun langsung sigap mengamankan pria tersebut serta menenangkan para penumpang yang panik.
 

"Setelah kondisi tenang, penumpang dibawa ke ruang Pos PAM untuk didata dan dimintai keterangan," kata Dhimas, Selasa, 8 September 2026.

Namun, proses penanganan sempat menemui kendala lantaran sikap tertutup dari pria tersebut selama pemeriksaan.

"Saat dimintai keterangan dan diinterogasi, penumpang cenderung bungkam dan menunjukkan indikasi gangguan kesehatan mental," imbuhnya.

Melihat kondisi kesehatan mental penumpang yang tidak stabil, pihak kepolisian dan pengamanan stasiun memutuskan untuk berkoordinasi dengan lembaga penanganan medis khusus.
 
 
Sekitar pukul 19.53 WIB, tim dari Yayasan Pusat Rehabilitasi Madani Mental Health Care tiba di lokasi penanganan.

"Pukul 20.00 WIB PKD Stasiun Tanah Abang bersama BKO Marinir serah terima penumpang kepada petugas Yayasan Pusat Rehabilitasi Madani Mental Health," tandas Dhimas.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini