NAWACITAPOST.COM — Kepala SMAN 7 Padang, Azwarman, memberikan klarifikasi menohok terkait polemik pungutan dan sumbangan komite di sekolahnya. Ia secara gamblang menegaskan bahwa praktik sumbangan tersebut legal dan didasari oleh ketidakmampuan pemerintah menanggung penuh biaya pendidikan nasional.
Azwarman membeberkan jurang pemisah yang lebar antara kebutuhan riil biaya pendidikan siswa dengan bantuan resmi dari pemerintah.
Baca Juga: Sandiwara di Balik Tirai Sutra? Dugaan Data Fiktif Korban Banjir Padangsidimpuan Seret Sorotan ke DPRD dan Pemko"Kemendikbud dan BPS mengakui biaya satu siswa itu dalam setahun mencapai Rp3.500.000, sementara dari pemerintah (dana BOS) hanya mengalokasikan Rp1.500.000 per siswa dalam sebulan," ungkap Azwarman saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/7/2026).
Tambal Sulam Defisit dan Gaji Guru Honorer
Menurut Azwarman, ketidakmampuan anggaran negara inilah yang menjadi dasar lahirnya Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, guna membuka ruang partisipasi bagi orang tua murid.
Sumbangan komite tersebut dipakai untuk menutupi kebutuhan vital operasional sekolah yang tidak diakomodasi oleh 10 item alokasi Dana BOS, seperti:
-
Penggajian Guru Honorer dan TU: Mencapai Rp29.000.000 per bulan akibat tidak adanya pengangkatan guru baru dari pemerintah untuk menggantikan pendidik yang pensiun.
-
Kegiatan Ekstrakurikuler: Pembiayaan perlombaan dan pertandingan siswa.
Seret Nama Ombudsman, Kejaksaan, hingga Kepolisian
Dengan nada tegas dan dramatis, Azwarman meyakinkan bahwa mekanisme yang ia jalankan tidak melanggar hukum. Bahkan, ia menyeret nama-nama instansi penegak hukum yang dinilainya paham betul akan kondisi dilematis ini.
Baca Juga: Dahsyat! Ledakan Maut Ratakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan
"Ini legal! Ombudsman tahu, Kejaksaan tahu. Anak-anak orang Ombudsman, Kejaksaan, dan Polisi bayar semua! Karena itu kebutuhan riil, orang-orang hukum tahu semua," cetusnya.
Ia menekankan bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) di Kota Padang paham betul payung hukum Permendikbud 75/2016. Atas dasar pemahaman hukum itulah, tidak ada perlakuan istimewa dan tidak ada sekolah yang benar-benar gratis di Padang.
Kebijakan Keringanan Bagi yang Kurang Mampu
Kendati sumbangan komite terkesan "setengah wajib" demi keberlangsungan proses belajar mengajar, Azwarman mengklaim SMAN 7 Padang tetap memberikan ruang kepedulian sosial.
Pihak sekolah memberlakukan kebijakan pembebasan biaya total bagi kategori tertentu:
-
Siswa yang tinggal di panti asuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.Artikel Selanjutnya
VIRAL! Momen Bahagia Berubah Cengkeraman Maut: Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diculik Komplotan OTK di Tengah Pesta Ulang Tahun Nenek
Tags
Terkini
Pelantikan Pengurus DPW Sulawesi Selatan dan DPC Kota Makassar: Penuh Suka Cita dan Semangat Siap Bekerja
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:18 WIB JPU Bantah Nota Pembelaan Terdakwa Penganiayaan Lansia, Penasihat Hukum Pilih Tak Berkomentar
Jumat, 23 Oktober 2026 | 14:07 WIB Tomohon Jazz Festival 2026 Resmi Digelar, Padukan Musik, Alam, dan Wisata Keluarga
Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:48 WIB Pelindo Gunungsitoli Tuntaskan Perbaikan Dermaga, Siapkan Fasilitas Hadapi Nataru 2026/2027
Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:11 WIB Kasus RSU Pratama Nias Rp38,55 Miliar, Saksi Soroti Perencanaan Lokasi Baru
Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:51 WIB Kualitas Aset Terjaga, Bank Mandiri Kelola Pertumbuhan Kredit secara Prudent
Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:58 WIB Cegah Kejahatan Transnasional, Divhubinter Polri Kunjungan Kerja ke Polresta Sidoarjo
Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:32 WIB Rusa Bawean hingga Elang Jawa Terancam? Jatim Perkuat Strategi Konservasi
Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:12 WIB HIMNI Sumut Desak Polda Bongkar Jaringan Sabu di Pantai Barat Nias, Bandar Harus Diburu hingga ke Akar
Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:54 WIB Parkir Pegawai Dialihkan ke Stadion Patriot, Wali Kota Bekasi Siapkan Rencana Gedung Parkir 8 Lantai untuk Pemkot Bekasi.
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:22 WIB Flyover Bulak Kapal Segera Dibangun, Ganti Rugi 32 Bidang Tanah Menyusul Cair Pekan Depan
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:19 WIB Pemkot Bekasi Digitalisasi Peluang Investasi dan Program CSR Lewat SI-BALAI KEREN.
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:14 WIB BCFM 2026 Catat Pendapatan Ratusan Juta, Fashion Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Bekasi.
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:08 WIB DLH Kota Bekasi Evakuasi Bangkai Ikan Sapu-Sapu di Kali Bekasi, KP2C Beri Apresiasi.
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:02 WIB Kecelakaan Mobil Listrik Wuling Binguo di Tol Ancol, Lalu Lintas Sempat Tersendat.
Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:59 WIB Bea Cukai Bogor Sita 240 Ribu Batang Rokok Ilegal di Tol Sentul Barat, Potensi Kerugian Negara Rp179 Juta
Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:43 WIB Kasus RSU Pratama Nias Rp38,55 Miliar: Dua Hakim Anggota Sakit, Sidang Ditunda
Senin, 19 Oktober 2026 | 23:04 WIB Donat Produksi Warga Binaan Rutan Surabaya Jadi Produk Unggulan, UMKM Sidoarjo
Senin, 19 Oktober 2026 | 15:52 WIB Pemkot Bekasi Gandeng PT Hassana Hijau, Dorong Pengelolaan Sampah Anorganik Berbasis Digital
Senin, 19 Oktober 2026 | 13:35 WIB Rakernas HIMNI VII 2026 di Jakarta Mengusung Tema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian”
Senin, 19 Oktober 2026 | 12:34 WIB
Artikel Terkait
VIRAL! Momen Bahagia Berubah Cengkeraman Maut: Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diculik Komplotan OTK di Tengah Pesta Ulang Tahun Nenek
PANAS! Aksi Mahasiswa Menggema di Kejagung Diwarnai Kericuhan: Desak Pengusutan Kasus Korupsi Tanpa Pandang Bulu!
Curhat Membara Penjual Pizza di Kaltim Syok 'Digeruduk' Satpol PP, Minta Pejabat Jual Es Dawet!
Usai Nobar Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK!
Usai Viral Pamit Salat Lalu Mendadak Resign, Dapur Makan Bergizi Gratis di Blora Mendadak Lumpuh!