Selasa, 21 Juli 2026

Usai Nobar Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Selasa, 21 Juli 2026 | 18:14 WIB
Lalu Ahmad Zaini Bupati Lombok Barat yang terjaring OTT KPK  (Menyoroti fakta terkini ihwal kasus dugaan suap yang meInstagram.com/@laluahmadzaini_laz)
Lalu Ahmad Zaini Bupati Lombok Barat yang terjaring OTT KPK (Menyoroti fakta terkini ihwal kasus dugaan suap yang meInstagram.com/@laluahmadzaini_laz)

NAWACITAPOST.COM — Gemerlap panggung final Piala Dunia 2026 yang penuh sorak-sorai seketika berubah menjadi petaka kelam bagi Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Hanya selang beberapa jam usai tertawa dan menikmati euforia sepak bola bersama jajaran pejabatnya hingga subuh menyapa, sang bupati justru harus berhadapan dengan dinginnya Borgol Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari, suasana di lapangan masih hangat. Bupati yang akrab disapa LAZ itu terlihat akrab nonton bareng (nobar) final Piala Dunia bersama para pejabat Pemkab Lombok Barat. Namun, siapa sangka, di balik layar kemeriahan tersebut, tim penindakan KPK tengah mengintai tajam, siap mengepung targetnya.

Penyegelan Mendadak dan Kepungan Dini Hari

Euforia bola tak bertahan lama. Tepat sekitar pukul 07.30 WITA, gelombang kejutan menghantam Kantor Bupati Lombok Barat. Petugas KPK bergerak cepat dan beruntun:

Baca Juga: Polres Sibolga Selidiki Dugaan Pelanggaran UU Pers oleh Pejabat Pemko!

  • Penyegelan Karpet Merah: Ruang kerja Bupati Lalu Ahmad Zaini mendadak dipasangi garis steril KPK.

  • Sasar Dinas Vital: Tak hanya ruang bupati, ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPK), Lalu Ratnawo, turut disegel rapat.

  • Drama Rumah Dinas: LAZ yang baru saja sampai di rumah dinasnya usai melantai di acara nobar, tak berkutik saat tim penyidik menyergapnya di tempat.

"Tadi pagi kan kita nonton bareng sampai pagi di lapangan, terus setelah itu sudah selesai bola kita pulang..." kata Akhmad Saikhu, Sekda Lombok Barat yang mengaku syok dan tak menyangka atasannya langsung dijemput penyidik usai acara.

19 Orang Diamankan, Mako Brimob Jadi Saksi Bisu

Operasi Tangkap Tangan (OTT) senyap ini tidak main-main. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik menyapu bersih 19 orang dari berbagai lini, mulai dari pejabat teras Pemkab Lombok Barat hingga pihak swasta yang diduga menjadi juru bayar.

Baca Juga: Hotman Paris Meradang dan Bongkar Fakta Tudingan Keji Aspri Jadi Simpanan Eks Jampidsus!

Proses pemeriksaan awal dilakukan secara maraton dan super tertutup di Mako Brimob Lombok Barat sebelum para tersangka diboyong ke Jakarta.

Jejak Amis Suap Proyek dan Tumpukan Uang Ratusan Juta

Usut punya usut, OTT yang menjerat sang bupati berkaitan erat dengan dugaan suap proyek-proyek bernilai fantastis di lingkungan Pemkab Lombok Barat.

Dalam penyergapan tersebut, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti kunci yang tak bisa dibantah:

  • Uang Tunai: Lembaran rupiah bernilai ratusan juta rupiah.

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini