NAWACITAPOST.COM — Gemerlap panggung final Piala Dunia 2026 yang penuh sorak-sorai seketika berubah menjadi petaka kelam bagi Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Hanya selang beberapa jam usai tertawa dan menikmati euforia sepak bola bersama jajaran pejabatnya hingga subuh menyapa, sang bupati justru harus berhadapan dengan dinginnya Borgol Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari, suasana di lapangan masih hangat. Bupati yang akrab disapa LAZ itu terlihat akrab nonton bareng (nobar) final Piala Dunia bersama para pejabat Pemkab Lombok Barat. Namun, siapa sangka, di balik layar kemeriahan tersebut, tim penindakan KPK tengah mengintai tajam, siap mengepung targetnya.
Penyegelan Mendadak dan Kepungan Dini Hari
Euforia bola tak bertahan lama. Tepat sekitar pukul 07.30 WITA, gelombang kejutan menghantam Kantor Bupati Lombok Barat. Petugas KPK bergerak cepat dan beruntun:
Baca Juga: Polres Sibolga Selidiki Dugaan Pelanggaran UU Pers oleh Pejabat Pemko!
-
Penyegelan Karpet Merah: Ruang kerja Bupati Lalu Ahmad Zaini mendadak dipasangi garis steril KPK.
-
Sasar Dinas Vital: Tak hanya ruang bupati, ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPK), Lalu Ratnawo, turut disegel rapat.
-
Drama Rumah Dinas: LAZ yang baru saja sampai di rumah dinasnya usai melantai di acara nobar, tak berkutik saat tim penyidik menyergapnya di tempat.
"Tadi pagi kan kita nonton bareng sampai pagi di lapangan, terus setelah itu sudah selesai bola kita pulang..." kata Akhmad Saikhu, Sekda Lombok Barat yang mengaku syok dan tak menyangka atasannya langsung dijemput penyidik usai acara.
19 Orang Diamankan, Mako Brimob Jadi Saksi Bisu
Operasi Tangkap Tangan (OTT) senyap ini tidak main-main. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik menyapu bersih 19 orang dari berbagai lini, mulai dari pejabat teras Pemkab Lombok Barat hingga pihak swasta yang diduga menjadi juru bayar.
Baca Juga: Hotman Paris Meradang dan Bongkar Fakta Tudingan Keji Aspri Jadi Simpanan Eks Jampidsus!
Proses pemeriksaan awal dilakukan secara maraton dan super tertutup di Mako Brimob Lombok Barat sebelum para tersangka diboyong ke Jakarta.
Jejak Amis Suap Proyek dan Tumpukan Uang Ratusan Juta
Usut punya usut, OTT yang menjerat sang bupati berkaitan erat dengan dugaan suap proyek-proyek bernilai fantastis di lingkungan Pemkab Lombok Barat.
Dalam penyergapan tersebut, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti kunci yang tak bisa dibantah:
-
Uang Tunai: Lembaran rupiah bernilai ratusan juta rupiah.
Artikel Selanjutnya
Ferran Torres Jadi Pahlawan, Spanyol Bungkam Argentina dan Rengkuh Takhta Juara Dunia 2026!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.Tags
Terkini
Desil Salah, Rakyat yang Disuruh Minta Maaf: Ketika Data Negara Memiskinkan Orang Miskin
Jumat, 4 September 2026 | 20:58 WIB Gus Salam Ucapkan Selamat kepada Gus Kikin, Serukan Rekonsiliasi Total di PBNU
Jumat, 4 September 2026 | 20:34 WIB Kunjungan Wamen Agama RI Di Ponpes Darul Ulum Tulangan Sidoarjo
Jumat, 4 September 2026 | 18:41 WIB Kunjungan Kerja Menteri PPPA Dan Tim Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo
Jumat, 4 September 2026 | 12:45 WIB Di Tengah Sorotan Kasus Korupsi BGN, Beredar Isu Pengadaan LED Rp535 Miliar
Jumat, 4 September 2026 | 08:03 WIB Menilik Sanksi BGN untuk SPPG Kalitengah Buntut Keracunan Massal Ratusan Santri Sidoarjo
Kamis, 3 September 2026 | 15:26 WIB Gubernur Jawa Timur Kunjungi Pasien Dugaan Keracunan MBG Di RS Siti Hajar Sidoarjo
Kamis, 3 September 2026 | 14:39 WIB Desil Naik Mendadak, DPRD Surabaya Khawatir Warga Miskin Kehilangan Hak Bantuan
Kamis, 3 September 2026 | 12:21 WIB Dari Ekonom hingga Pucuk Bank Indonesia, Ini Profil dan Rekam Jejak Destry Damayanti
Rabu, 2 September 2026 | 20:16 WIB Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Pimpin Bank Sentral hingga 2031
Rabu, 2 September 2026 | 20:04 WIB Kapolresta Sidoarjo Berikan Ucapan Dan Hadiri Tasyakuran Hari Ulang Tahun Kejaksaan RI ke-81
Rabu, 2 September 2026 | 18:35 WIB Update Kasus MBG Ponpes Manba'ul Hikam: Pengasuh Tepis Isu Korban Jiwa
Rabu, 2 September 2026 | 18:12 WIB Ratusan Santri Ponpes Manbhaul Hikam Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Menyantap MBG
Rabu, 2 September 2026 | 18:10 WIB Lompatan Besar Industri Digital, Promedia Group Rangkul Jurnalis Bertumbuh Bersama lewat PRO-spective
Rabu, 2 September 2026 | 18:10 WIB 170 SPPG Akan Di Evaluasi. Bupati Sidoarjo Sidak SPPG Kalitengah Kecamatan Tanggulangin
Rabu, 2 September 2026 | 14:17 WIB Kajian Sudah Dokumen Pendukung Lengkap, DPRD Kawal Usulan Jalan Provinsi di Rokan Hulu Manjadi Jalan Nasional Terealisasi di Tahun 2027
Rabu, 2 September 2026 | 12:21 WIB Emil Bantah Kabar Ada Korban Meninggal dalam Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo
Rabu, 2 September 2026 | 10:23 WIB Forkopimda Sidoarjo Tinjau Langsung Ratusan Santri Putat Keracunan MBG
Rabu, 2 September 2026 | 05:56 WIB Kapolresta Sidoarjo Turun Langsung Cek Kondisi Santri Ponpes Manbaul Hikam
Rabu, 2 September 2026 | 04:30 WIB Tergiur Iming-Iming Gaji Besar, Delapan WNI Diduga Terjebak Perekrutan Tentara Rusia
Selasa, 1 September 2026 | 21:27 WIB
Artikel Terkait
Ferran Torres Jadi Pahlawan, Spanyol Bungkam Argentina dan Rengkuh Takhta Juara Dunia 2026!
Pecah Kongsi! Frank Hutapea Bongkar Topeng 'Pencitraan' Hotman Paris di Kasus Eks Jampidsus
Publik Bertanya-Tanya, Mengapa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Kunjung Masuk Bui?
Ketegangan Memuncak! Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf Usai Sebut Wartawan 'Gak Punya Otak'
Sempat Ngaku Super Kaya, Hotman Paris Dituding Putranya Sendiri Gondol Angpao Nikahan Rp800 Juta