Meski telah meletakkan jabatan utama, Presiden Prabowo kabarnya tetap enggan melepas Nanik begitu saja dari BGN. Sang Presiden meminta Nanik untuk tetap mengawal lembaga tersebut melalui rencana pembentukan Dewan Pengawas BGN, di mana Nanik diproyeksikan bakal memimpin sebagai Ketua.
Baca Juga: Aksi Nyata Promedia Group dan SKI Sulap Atap Lapuk Wartawan Jadi Hunian Mewah Berkelas
Namun, ada satu syarat mutlak yang diajukan Nanik: ia tidak mau lagi menyentuh urusan dana.
"Kalau mencereweti kayaknya masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang. Sumpah, trauma akut!" tegas Nanik menutup pengakuannya.
Kini, estafet kepemimpinan BGN telah resmi berpindah ke tangan Sudaryono. Tantangan mengelola anggaran jumbo dan program gizi nasional kini berada di pundaknya—sebuah tugas besar yang terbukti sanggup menguji daya tahan fisik dan mental siapa pun yang mendudukinya.(***)
Artikel Terkait
Dahsyat! Ledakan Maut Ratakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan
Guncang Publik! Hotman Paris Layangkan Permintaan Maaf Terbuka untuk Presiden Prabowo
Jejak Gelap Pelarian Liburan Mewah: WNI Asal Madiun Diduga 'Manfaatkan' Open Trip Korea demi Kerja Ilegal!
Dana Hibah dan Bantuan PIP Disorot, Kepala Dinas Pendidikan Padangsidimpuan Didesak Buka Dokumen Pengelolaan Anggaran
Sandiwara di Balik Tirai Sutra? Dugaan Data Fiktif Korban Banjir Padangsidimpuan Seret Sorotan ke DPRD dan Pemko