Hilmi juga menyebut banyak perkataan dan tindakan dari Jokowi yang selalu berubah-ubah, mencontohkan pernyataan Jokowi tentang kampanye dan pembagian bansos yang dinilai politisasi.
Baca Juga: Rekapitulasi Sementara Hasil Pemilu hingga Pukul 11.00 WIB
Muhammad Isnur, Ketua YLBHI, menekankan pentingnya respon cepat dari DPR, partai politik, dan penyelenggara pemilu, khususnya Bawaslu, terhadap sikap Jokowi yang dianggap merusak demokrasi. Isnur juga mengingatkan aturan main pemilu tentang netralitas pejabat negara dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil.
Dia mendesak agar Jokowi berhenti melakukan praktik pelanggaran konstitusi dan demokrasi, serta DPR menggunakan kewenangannya untuk melakukan pengawasan. Isnur juga menyerukan Bawaslu RI untuk menindak tegas secara independen terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Presiden maupun pejabat publik.
Artikel Terkait
Sebut Bansos Jokowi Mirip Zaman Kerajaan, Ahok: Rakyat Minta Belas Kasihan Raja
5 Kampus di Sumatra Kompak Kritik Pemerintahan Jokowi
Terhadap Kritikan Akademisi ke Jokowi, SBY-JK: Pemerintah Jangan Abaikan!
Agustus Gea: Rahasia Hitam Pemerintahan Jokowi Terungkap
Rocky Gerung Sebut Film "Dirty Vote" Bakal Jadi Monumen Seumur Hidup tentang Siapa Itu Jokowi!