Jumat, 5 Juni 2026

Inilah 5 Patung Termahal di Dunia, Nomor Satu Setara Semua Harta Kekayaan Menteri BUMN Erick Thohir

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 24 April 2025 | 14:17 WIB
Patung L'Homme au doigt karya Alberto Giacometti dijual dengan harga Rp2,38 triliun.  (X)
Patung L'Homme au doigt karya Alberto Giacometti dijual dengan harga Rp2,38 triliun. (X)

Pada tahun 2014, patung ini dilelang di Sotheby’s dan terjual dengan harga 101 juta dolar AS atau sekitar Rp1,58 triliun. Simbolisme dan kedalaman makna dalam karya ini memperlihatkan kecermatan Giacometti dalam menangkap pengalaman batin manusia.

4. Patung Rabbit karya Jeff Koons

Berbeda dari pendekatan eksistensial Giacometti, seniman kontemporer asal Amerika Jeff Koons tampil dengan gaya yang lebih pop dan reflektif. Patung Rabbit ciptaannya berbentuk kelinci mengilap yang terbuat dari stainless steel.

Baca Juga: Jadwal Lengkap JALALIVE ISC 2025 di Banjarnegara, Bakal Dihadiri Evan Dimas dan Nadeo Argawinata

Karya ini menjadi simbol gaya khas Koons yang bermain antara kesederhanaan visual dan makna kompleks tentang budaya konsumerisme. Dilelang pada tahun 2019, Rabbit terjual dengan harga 91 juta dolar AS atau sekitar Rp1,42 triliun, dan mencatatkan rekor sebagai karya seni termahal dari seniman yang masih hidup.

5. Patung Le Nez karya Alberto Giacometti

Di posisi kelima, Giacometti kembali masuk dengan patung berjudul Le Nez. Patung ini terbuat dari perunggu dan menampilkan bentuk wajah dengan hidung yang menonjol keluar dari struktur patung.

Le Nez terjual pada pelelangan di Sotheby’s pada November 2021 dengan harga 78,4 juta dolar AS atau sekitar 1,22 triliun rupiah. Patung ini merupakan satu dari delapan salinan yang dibuat oleh Giacometti, tiga di antaranya dimiliki secara pribadi. Salah satu kolektor yang berhasil mendapatkan karya ini adalah Justin Sun, miliarder crypto asal China.

Baca Juga: Raminten Meninggal Dunia, Yogyakarta Kehilangan Sosok Ikonik    

Kelima karya ini tidak hanya mencerminkan kualitas teknik dan estetika tinggi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana nilai sebuah karya seni ditentukan oleh kompleksitas ide, sejarah, serta peran seniman dalam membentuk pandangan dunia melalui patung.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini