Aksi Terbaru (19 Juni 2026): Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan 1.004 gram sabu yang disembunyikan secara rapi di dalam barang kiriman di Tempat Penimbunan Sementara (TPS).
Tren Baru Teror Zat Kimia: Lima penindakan dilakukan terhadap 1.590 unit cartridge vape berisi Etomidate.
Para pelaku nekat menggunakan modus body strapping (menempelkan barang haram ke tubuh), memodifikasi pakaian, hingga menyembunyikannya di dalam peralatan rumah tangga. Kini, seluruh barang bukti dan para pelaku telah diseret ke markas Kepolisian dan BNN Provinsi Kepulauan Riau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
BBL, Emas Batangan, dan Serbuan Pakaian Bekas Menemui Dinding Pembatas
Geliat kejahatan ekonomi lainnya tak luput dari radar pengawasan. Beberapa aksi dramatis yang berhasil digagalkan antara lain:
Baca Juga: Gebrakan Sektor Perikanan: 10 Ribu Benih Nila Mengguncang Sektor Pangan Batam!
-
Penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL): Pada 2 Februari 2026, sebanyak 231.130 ekor BBL yang hendak diselundupkan lewat jalur laut berhasil diselamatkan.
-
Penyelundupan Emas Masif: Pada 11 Februari 2026, modus false concealment (penyembunyian palsu) di Pelabuhan Batam Center rontok setelah petugas menemukan 223 keping logam mulia emas di dalam barang bawaan penumpang.
-
Gempuran Ballpress: Sebanyak 274 SBP diterbitkan dengan total 2.320 koli pakaian bekas ilegal disita demi melindungi UMKM dan ekosistem industri dalam negeri.
-
Uang Tunai Gelap: 15 kasus pembawaan uang tunai tanpa lapor senilai Rp3,04 miliar berhasil ditindak, menghasilkan denda administratif langsung sebesar Rp313,1 juta.
"Kami Menjadi Lebih Ketat dan Adaptif!"
Setiawan Rosyidi Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah sinyal kekuatan sinergi inter-institusi.
Baca Juga: Misteri Truk Merah dan Aroma Tangkap Lepas Mafia Solar di Dit Polairud Polda Sumut
"Capaian kinerja dalam setengah tahun ini adalah bukti bahwa pengawasan BC Batam semakin ketat dan adaptif terhadap berbagai modus pelanggaran. Dari sisi penerimaan, kita sudah memenuhi bahkan melampaui target semester ini," tegas Setiawan.
Keberhasilan luar biasa ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara Bea Cukai, Kepolisian, BNN, BPOM, dan instansi penegak hukum lainnya. Perang belum usai, dan Bea Cukai Batam memastikan seluruh celah masuk di wilayah Batam akan terus dijaga dengan ketat demi masa depan bangsa.(Bazo)
Artikel Terkait
Gandeng Komnas HAM, Wakil Wali Kota Harris Bobihoe Siap Sulap Kota Bekasi Jadi Kota HAM Kece dan Nyaman
Menolak Tunduk pada Usia: 900 Lansia Guncang Kota Bekasi!
Ironi Anggaran di Balik Sekolah ‘Kandang Hewan’: Saat Dana Pusat Diduga Menguap, Pejabat Padangsidimpuan Kompak Tiarap!
Mega Proyek Pemulihan Sumatera Dimulai, Menko PMK Ketuk Palu Percepatan Rp100 Triliun!
Skandal "Rumah Hantu" Padangsidimpuan, Di Mana Dana Banjir 1.133 KK?