Jumat, 10 Juli 2026

Bau Busuk Menyengat dan Serbuan Lalat di Kedondong, Kades Diduga Tutup Mata Demi "Izin Prematur"

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Kamis, 9 Juli 2026 | 21:29 WIB
Tim dari DPMPTSP ketika survei kandang ayam  (AMRULLOH Nawacita)
Tim dari DPMPTSP ketika survei kandang ayam (AMRULLOH Nawacita)

Hanip Petugas DPMPTSP menegaskan bahwa pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Dinas Lingkungan Hidup untuk mengusut tuntas status lahan kandang ayam tersebut, yang diduga kuat mencaplok lahan sawah produktif.

"Kalau misalnya itu lahan sawah produktif (yang dilindungi), maka tidak ada tawar-menawar, usahanya harus tutup," tegas Hanip dengan nada bicara yang berwibawa.

Camat Siap Ambil Alih Kendali

Melihat situasi yang kian memanas akibat ketidakmampuan pihak desa meredam konflik, Camat Kedondong, Nazam Roni, akhirnya turun tangan. Pihak kecamatan menyatakan siap menjadi penengah untuk memfasilitasi musyawarah mufakat.

"Posisi kami sebagai camat bersedia memfasilitasi apabila diadakan musyawarah mufakat untuk mencari jalan keluar," tutur Nazam Roni.

Baca Juga: Skandal Kemanusiaan: Dugaan Konspirasi Terstruktur Rampas Ratusan Miliar Uang Bencana di Padangsidimpuan, Korban Dijadikan Tumbal!

Pihaknya berharap hak warga atas lingkungan yang bersih dan sehat dapat segera dikembalikan tanpa harus mematikan roda ekonomi masyarakat lokal.

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Akankah keadilan lingkungan berpihak pada warga Dusun Pelindukan, ataukah praktik "bahu-membahu" antara oknum pengusaha dan aparatur desa yang abai akan terus melenggang bebas? Warga Pesawaran menunggu ketegasan hukum. (AMRULLOH)

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini