NAWACITAPOST.COM — Menyikapi Rumah Insiyah warga Dusun Sambirejo, Desa Katerban, Kecamatan Baron, yang terancam dilelang oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Baron, Nganjuk, Dewan Pimpinan Cabang, Lembaga Swadaya Masyarakat, Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (DPC LSM FAAM) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turun tangan.
Pada berita tayang sebelumnya dengan judul "Rumah Insiyah Terancam Dilelang, Ternyata BRI Unit Baron Telah Didatangi Anggota DPRD" Insiyah ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, dirinya sempat mengadu kepada Ulum Basthomi Wakil Ketua I fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk.
"Akhirnya saya datang ke Kantor BRI Unit Baron, selain didampingi Pak Ulum Basthomi, juga bersama Gus Nasik (M Nasikul Koiri Abadi anggota Komisi I DPRD fraksi PKB red) pada Senin (11/8/2025) lalu," kata Insiyah ketika ditemui dikediamannya, pada Jum'at (29/8/2025).
Baca Juga: Tak Pernah Pinjam, Warga Katerban Baron Terpaksa Bayar Angsuran
Begitu pula menurut M Nasikul Koiri Abadi anggota Komisi I fraksi PKB DPRD Kabupaten Nganjuk mengatakan dirinya telah mendatangi Kantor BRI Unit Baron bersama Ulum Basthomi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB, yang juga Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nganjuk.
"Pada saat itu ditemui oleh Kepala BRI Unit Baron, dan sempat berdiskusi, bahkan Kepala BRI Unit Baron sempat meminta nomor telepon, untuk memberikan jawaban yang kami minta, dan pada saat itu pula kami sempat berjabat tangan sebagai bukti kesepakatan," ujarnya, melalui sambungan telepon pada Rabu (3/9/2025).
Sementara Lilik Tri Wahyuni Kepala BRI Unit Baron ketika dikonfirmasi justru balik bertanya terhadap tim awak media, kedatangannya mewakili siapa, akhirnya tim awak media sempat menjelaskan bahwa kedatangannya untuk mengkonfirmasi.
"Mohon maaf, Karena itu adalah data kami. Kami harus ijin dulu ke Cabang dulu, jika harus memberikan informasi apapun," kata Lilik Tri Wahyuni, di Kantor BRI Unit Baron, pada Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Sempat Diperbaiki Sebelum Momen Hari Raya Idul Fitri, Jalan Diperlintasan KA Baron Kembali Berlubang
Kini sorotan dan perhatian datang dari Ahmad Ulinuha Ketua DPC LSM FAAM Kabupaten Nganjuk, yang mendesak OJK, BRI Kantor Wilayah, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan.
Artikel Terkait
Dugaan Korupsi DD Dadapan Menguat, Kejari Nganjuk: Status Perkara Naik ke Tahap Penyidikan
Peringatan HUT ke 80 Kemerdekaan RI, Ada 6 Kegiatan yang Dilaksanakan Kabupaten Nganjuk
Diduga Kurang Serius Kroscek HET Pupuk Subsidi, Dinas Pertanian Nganjuk Tak Menjelaskan Apapun
Sorot Pupuk Subsidi yang Diduga Dijual Diatas HET, Ini Komentar Komisi I dan II DPRD Kabupaten Nganjuk
Pertanyakan Jadwal Hearing, Aliansi RT RW Datangi Kantor DPRD Kabupaten Nganjuk