Maka kemampuan Bapenda menagih piutang seharusnya menjadi salah satu indikator utama kesehatan fiskal Surabaya.
Bukan hanya mengejar target pajak tahun berjalan.
Tetapi juga membersihkan warisan piutang tahun-tahun sebelumnya.
Sebab kalau setiap tahun ada pajak baru yang masuk tetapi piutang lama terus menumpuk, maka secara administratif pemerintah terlihat menghasilkan penerimaan, tetapi sebagian hak daerah tetap mengendap.
Yang Harus Ditanya Bukan “Berapa Piutangnya?”
Pertanyaan yang lebih penting adalah:
Berapa yang collectible?
Ini istilah yang sangat penting dalam pengelolaan piutang.
Tidak semua piutang mempunyai kualitas yang sama.
Ada piutang yang sangat mudah ditagih.
Ada yang membutuhkan penagihan aktif.
Ada yang sedang disengketakan.
Ada yang tidak jelas keberadaannya.
Ada yang berpotensi tidak tertagih.
Karena itu, Pemkot seharusnya membuat semacam dashboard recovery piutang.
Misalnya: