"Maka dari itu diawali Jawa Timur yang lebih siap, insya Allah nanti akan Provinsi Medan dan yang lain akan mengikuti," terang Teguh.
Ketum PB PGRI hasil KLB menegaskan PGRI kita PB adalah dalam rangka menjembatani visi misi daripada organisasi di mana disitu ada guru, disitu ada kesejahteraannya, disitu ada perlindungan hukum, disitu ada kepentingan-kepentingan karir.
Baca Juga: Ketum PB PGRI Hasil KLB Hadiri Momen Halal Bihalal dan Event Konferensi PGRI Jatim
"Sehingga PGRI harus selalu di depan dalam rangka memperjuangkan hak-hak, termasuk kesejahteraan yang akhir-akhir ini menjadi kepentingan paling utama disamping honorer guru-guru yang harus kita optimalkan," paparnya.
Masih bersama Teguh Sumarno, untuk memperjuangkan nasib guru kami akan berkoordinasi dengan Kemendikbud.
"Kita akan mulai koordinasi dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) untuk menyelesaikan pada kekurangan-kekurangan guru yang harus tahun ini diselesaikan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk Lakukan Aksi SosialĀ
Bupati Nias Barat Pimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI Ke-78 Tahun 2023
Bicara PGRI, Yuk Baca Artikel Tentang Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi Organisasi
Terkait Kongres PGRI Kubu UR, Supriono: Pendek Akal Kok Rame-rame
Ketum PB PGRI Hasil KLB Hadiri Momen Halal Bihalal dan Event Konferensi PGRI Jatim