NAWACITAPOST.COM - Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur (Jatim) menggelar Konferensi Provinsi (Konprov) pada Sabtu (20/4/2024) lalu, membuat membuat Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) PGRI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) bukan suara.
Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com ada berita sebelumnya yang berjudul "Ketum PB PGRI Hasil KLB Hadiri Momen Halal Bihalal dan Event Konferensi PGRI Jatim" Ketum PB PGRI hadir bersama penasehat PB PGRI M. Qudrat Nugraha juga Jajarannya.
Baca Juga: Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud
Ketika dikonfirmasi Ketum PB PGRI hasil KLB Teguh Sumarno mengucapkan selamat dan sukses kepada keluarga besar PGRI Jawa Timur (Jatim) yang telah melaksanakan konferensi pengurus PGRI Provinsi Jawa Timur.
"Dengan Konprov yang digelar artinya bahwa kenapa ada konferensi pengurus provinsi? itu merupakan bentuk dari kesinambungan organisasi karena 6 bulan setelah kongres yang kita lakukan pada November yang lalu, maka kita harus mengharapkan tingkat provinsi seluruh Indonesia melakukan Konprov," kata Teguh Sumarno via pesan suara aplikasi WhatsApp pada Minggu (21/4/2024) petang.
Baca Juga: Sambut Hari Sumpah Pemuda, Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk Lakukan Aksi Sosial
Lanjut Teguh Sumarno, maka diantaranya adalah adanya tata tertib Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga (AD / ART) dan pergantian pengurusan karena masa bakti.
"Kalau toh yang namanya tiap-tiap provinsi ada kegiatan konferensi, berarti organisasi itu adalah jalan sesuai dengan pedomannya, sesuai dengan gasanah daripada organisasi itu sendiri," ujar Pria yang akrab disapa Teguh.
Teguh mengatakan, yang kedua tujuannya adalah agar sirkulasi kegiatan organisasi ini berlaku sesuai dengan kaidah-kaidah norma yang menyangkut pada posisi masalah-masalah kepentingan adanya program-program kerja.
Baca Juga: Bicara PGRI, Yuk Baca Artikel Tentang Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi Organisasi
"Yang dimaksud dengan program-program kerja diantaranya, berjalan dalam kegiatan berkesinambungan, ketiga bahwa adanya kaderisasi daripada pengurus itu sendiri, organisasi itu kalau kaderisasinya jalan maka hasil daripada fungsi pada kepengurusan ini akan berlaku sesuai dengan norma-norma yang diinginkan," ucap Teguh kepada wartawan Nawacitapost.com.
Teguh menjelaskan, Konprov PGRI di Jawa Timur menjadi momentum pertama Karena Jawa Timur itu icon. satu adalah memang jumlah gurunya paling banyak yang kedua persekolahan yang diemban ini mulai Taman Kanak-kanak (TK) sampai perguruan tinggi seluruh Indonesia paling besar.
Baca Juga: Terkait Kongres PGRI Kubu UR, Supriono: Pendek Akal Kok Rame-rame
Artikel Terkait
Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk Lakukan Aksi SosialĀ
Bupati Nias Barat Pimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI Ke-78 Tahun 2023
Bicara PGRI, Yuk Baca Artikel Tentang Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi Organisasi
Terkait Kongres PGRI Kubu UR, Supriono: Pendek Akal Kok Rame-rame
Ketum PB PGRI Hasil KLB Hadiri Momen Halal Bihalal dan Event Konferensi PGRI Jatim