Baca Juga: Belum Selesai Agenda Pertemuan Warga dan Muspika, Aliran Listrik PJU Gang XIV Tembarak Diputus PLN
Senada dengan Nadia admin P2TL Wahono ketika diwawancarai mengatakan, dikarenakan adanya temuan P2TL.
"Tadi sudah dijelaskan oleh mbaknya, kalau untuk detailnya kita tidak bisa jelaskan secara rinci, soalnya harus ada perwakilan pelanggannya, yang bertanda tangan di suratnya kemarin," kata Wahono pada Selasa (19/3/2024).
Wahono menjelaskan, terkait dengan temuannya adalah ketidak sesuaian Standart dengan PLN, karena kita hanya ngecek saja kesana.
"Kita tidak bisa menjelaskan detailnya, karena harus ada dari pelanggannya, nanti kalau dengan pelanggannya kita bisa jelaskan lebih rinci dan detailnya bagaimana," jelas Wahono.
Sementara Kades Tembarak Johan Harmoko ketika diwawancarai membenarkan bahwa PJU milik Desa Tembarak, besok saya sudah dapat undangan ke PLN.
"Pemutusan aliran listrik PJU gang XIV (empat belas) mungkin disebabkan pemuda ketika masang itu keliru, karena yang masang itu pemuda Desa Tembarak gang XI (sebelas), kalau untuk pemasangan meteran ya tetap petugas PLN," kata Johan Harmoko di ruang kerjanya pada Selasa (19/3/2024).
Johan Harmoko menambahkan, maksudnya pemuda Desa Tembarak gang XI (sebelas) yang menyambung dari meteran ke lampu.
"Ini juga bukan karena tunggakan, mungkin hal ini disebabkan dikarenakan bebannya dari meteran, pemakaian terlalu over, untuk meteran kalau tidak salah itu 1200 watt," imbuh Johan Harmoko yang biasa dipanggil akrab Johan.
Lanjut Johan, untuk pembayaran tagihan bulanan itu adalah lingkungan, jadi saya tidak tahu untuk tagihan per bulannya berapa," pungkasnya.