"Untuk motif sendiri kami masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan, namun sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan," tegas AKBP Roby Heri Saputra.
"Kami masih belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana."
Apakah ini sebuah aksi penculikan terselubung, teka-teki konflik keluarga, atau sekadar kesalahpahaman yang terlanjur membesar? Publik kini menanti jawaban pasti saat kepolisian terus merangkai fakta dari Jakarta, Semarang, hingga Kuala Lumpur.