NAWACITAPOST.COM – Dalam rangka memaksimalkan tugas dan fungsi Pemasyarakatan yang semakin PASTI Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif Kemenkumham Riau,
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Pekanbaru Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai mitra kerja pada hari Senin (29/01/2024).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir sangat mendukung acara yang dilaksanakan, sehingga ia langsung Penandatanganan MoU dengan BRI dan Mitra lainnya yang digelar di lapangan Lapas Perempuan Pekanbaru.
Turut hadir Penasehat Dharma Wanita Persatuan Pengayoman Monalisa Argap, Kepala Divisi Administrasi Johan Manurung, Kepala Divisi Pemasyarakatan Mulyadi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Edison Manik.
Kemudian Kepala Unit Pelaksana Teknis se-Pekanbaru, Jajaran Dharma Wanita Persatuan Pengayoman, mitra kerja dari berbagai lini meliputi BNN Provinsi Riau, BNN Pekanbaru, Kepolisian, Komando Rayon Militer, Dinas Kesehatan, LSM dan mitra kerja lainnya.
Kepala Lapas Pekanbaru Desi Andriani dalam laporannya .ia mengatakan bahwa saat ini semakin nyata perempuan Indonesia sebagai kaum mandiri berdaya yang mampu berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat dan negara yang diawali dengan membangun diri sendiri dalam memberikan kontribusi aktif.
"Dibuktikan dalam acara ini, Lapas Perempuan Pekanbaru memberikan karya yang ditampilkan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang saat ini dihuni oleh 445 orang,” ungkap Desi Andriani.
Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Riau mengapresiasi dan ucapkan terima kasih atas terlaksana dengan sukses penandatangan perjanjian kerja sama yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.
.
Lanjutnya, Lapas Pekanbaru melalui penandatanganan kerja sama ini, turut mendorong untuk menciptakan sinergitas aparatur pemerintah, sehingga pelaksanaan kerja sama, tugas pokok dan fungsi Unit Pelaksana Teknis mulai dari pembinaan, kesehatan, ketertiban, rehabilitasi dan sebagainya berjalan dengan baik.
"Semoga sinergitas yang terjalin dapat semakin kompak dan menghasilkan suatu hubungan yang harmonis,” ungkap Budi Argap. Kakanwil Kemenkumham Riau.
Dalam sambutannya Region Chief Executive Officer (RCEO) BRI Pekanbaru, Kicky Andrie Davetra mengaku kagum dan bangga melihat hasil karya dan tarian, nyanyian, hingga penampilan marching band dan atraksi lainnya yang disuguhkan oleh WBP Lapas Pekanbaru.
“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi ini, kita semua dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi narapidana perempuan, sehingga bisa membantu mereka untuk bangkit dari masa lalu yang kelam, dan menjadi bagian yang produktif ditengah masyarakat nantinya setelah menjalani pembedahan permasyarakatan Lapas Pekanbaru ini," ujarnya pihak BRI ini.
Dari pantauan media, acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU serta penyerahan dana bantuan renovasi mushola Miftahus Salam oleh RCEO regional Office Pekanbaru kepada Kakanwil.
Dan di iakhir kegiatan penandatanganan prasasti serta peresmian klinik kesehatan oleh Kakanwil Kemenkumham Riau didampingi oleh Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Desi Andriani dan Dokter Klinik Pratama dr. Monalisa Argap, yang dilanjutkan dengan penandatanganan MoU dengan 28 Mitra Kerja lainnya.
Selama acara berlangsung dimeriahkan dengan penampilan paduan suara, tarian Wonderland, Pembacaan Puisi, Penampilan Drum Band serta contest Color Grand oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Perempuan Pekanbaru yang memukau seluruh hadirin.
Sumber Kemenkumham Riau.