Baca Juga: Peringati Hari Lanjut Usia Nasional, Kemensos Bantu 2.022 Lansia Kembali Bisa Melihat Jelas
“Kami baru saja memecahkan pot berisi air yang melambangkan perdamaian dan kemakmuran, karena tanpa air tidak ada kehidupan di bumi. Selama dua hari terakhir, kami menikmati keindahan dan budaya Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, dan Candi Ngawen. Saya harap pesan ini dapat tersampaikan dengan jelas: dunia membutuhkan perdamaian, dunia membutuhkan kemakmuran, dunia membutuhkan persatuan. Kita harus hidup dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, persatuan dalam keberagaman,” ungkapnya.
Sebelumnya dikenal sebagai Annual Borobudur International World Peace & Prosperity Event, BPF diinisiasi oleh Ricky Surya Prakasa, President Director dari Meccaya Group, terdorong oleh kepeduliannya untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dan lingkungan di seluruh dunia.
BPF sendiri telah diadakan dalam tiga edisi sejak tahun 2022, bekerja sama dengan Pemerintah dan warga setempat untuk memamerkan kerajinan lokal dan mempromosikan Pariwisata Internasional di Kawasan Candi Borobudur dan Kabupaten Magelang.
Artikel Terkait
Borobudur Peace & Prosperity Festival 2024 Sukses Digelar Kembali PT. Meccaya Untuk ketiga Kalinya Dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
Laksanakan Ibadah Haji, Kemenag Imbau Jemaah Hormati Budaya Setempat Selama di Saudi
Kemenkumham NTB Gelar Diseminasi Layanan Perseroan Perorangan dan Apostille
Tingkatkan Sinergitas, Kakanwil Kemenkumham Kalsel Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi Kapolda Kalsel
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional, Kemensos Bantu 2.022 Lansia Kembali Bisa Melihat Jelas