Filosofi tersebut menggambarkan harapan agar pelayanan keimigrasian dapat menjadi ruang yang hangat, ramah, dan terbuka bagi masyarakat, sekaligus mendampingi setiap orang dalam mempersiapkan perjalanan mereka.
Menurutnya, Beranda Imigrasi dirancang untuk menghadirkan suasana pelayanan yang lebih bersahabat dan mengurangi kesan birokrasi yang kaku. Meski demikian, kemudahan dan kenyamanan tetap harus berjalan seiring dengan ketertiban administrasi serta profesionalisme petugas.
“Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi,” jelasnya.
Keberadaan unit pelayanan di berbagai lokasi strategis, seperti pusat perbelanjaan, kampus, dan kawasan terpadu, juga menjadi bagian dari upaya Imigrasi untuk memperluas jangkauan pelayanan. Dengan mendekatkan layanan ke ruang-ruang publik, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan lokasi untuk memperoleh pelayanan keimigrasian.
Hendarsam menegaskan bahwa melalui Beranda Imigrasi, pihaknya ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan pengalaman pelayanan yang mudah diakses, nyaman, dan profesional.
“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Kapolresta Sidoarjo Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman Lingkungan Sekolah Dan Aspirasi Siswa
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2016, KNPI Rokan Hulu Kobarkan Semangat Persatuan di Kantor Bupati
Kelurahan Cantik Bulak Banteng, Dari Pinggiran Surabaya ke Panggung Nasional, Reni Astuti: Prestasi Harus Mengubah Nasib Warga!
Bea Cukai Beri Fasilitas KITE kepada Produsen Lilin Tegal, Bidik Pasar Eropa