Menurutnya, masa tanggap darurat akan terus dievaluasi dengan memperhatikan perkembangan cuaca, kondisi banjir, kebutuhan masyarakat, serta hasil kaji cepat BPBD.
“Apabila kondisi sudah membaik, tentu kita sesuaikan. Tetapi apabila penanganan masih diperlukan, status dapat dievaluasi dan diperpanjang sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Pemkab Nias Barat memastikan penanganan tidak berhenti pada distribusi bantuan pangan. Pendataan korban terdampak, pemantauan wilayah rawan, kesiapan logistik, koordinasi antarinstansi, serta pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat.
Masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah maupun aparat setempat.
Kolaborasi pemerintah daerah, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, serta berbagai unsur terkait diharapkan dapat mempercepat penanganan sekaligus memastikan bantuan diterima masyarakat yang membutuhkan.(Yogi)
Artikel Terkait
Lompati Jawa Barat, Kota Bekasi Menembus Posisi Enam Wilayah Terinovatif Se-Indonesia
Geger Penemuan Mayat Bayi di Semarang, Sejoli Muda Mudi Ditangkap Polisi
Sengketa Memanas Hingga Dugaan Penganiayaan, Komisi I DPRD Batam Sidak Kavling Bukit Ayu
Hujan Deras 2 Jam, Beberapa Ruas Jalan di Nias Selatan Terendam Banjir
Penerbangan Juanda ke Jakarta dan Bandung Kembali Beroperasi Hari Ini