NAWACITAPOST.COM — Ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mendadak tegang mendidih. Tabir gelap di balik dugaan pembobolan aset digital bernilai fantastis Rp300 miliar milik PT Indodax Indonesia perlahan runtuh. Di balik dakwaan megah yang menyudutkan seorang pemuda magang, Deflorio Arya Nizam, terungkap sebuah fakta membingungkan: Nizam diduga kuat hanyalah 'kambing hitam' untuk menutupi bobroknya sistem keamanan sang raksasa kripto.
Tampil bak srikandi hukum tanpa kompromi, Wa Ode Nur Zainab, Penasihat Hukum Terdakwa, mencecar saksi ahli digital forensik Polri, Syarif Wage Kharisman. Dengan retorika tajam dan fakta ilmiah yang tak terbantahkan, Wa Ode Nur Zainab berhasil menguliti satu per satu kejanggalan fatal yang dibangun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dramatis! MacBook Ditelanjangi, Server Utama Indodax Malah 'Ghoib' dari Audit
Satu demi satu bom waktu meledak di ruang sidang ketika tim penasihat hukum membenturkan dakwaan JPU dengan hasil analisis Laboratorium Forensik Polri terhadap barang bukti utama—sebuah MacBook Model A2337 milik Deflorio Arya Nizam.
Baca Juga: Babak Baru Pertaruhan Mega Proyek MBG, Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN!
Bukannya menemukan jejak kejahatan canggih atau aliran dana ratusan miliar, persidangan justru mengungkap panggung sandiwara hukum:
-
Server Indodax Tak Pernah Diperiksa!
Saksi Ahli Labfor Polri mengakui fakta mengejutkan bahwa mereka tidak pernah menyentuh atau memeriksa server utama Indodax yang diklaim telah dibobol.
"Terus kemudian di dalam pemeriksaan Saudara ini, ada nggak dia bobol server sehingga uang hilang? Ada nggak?" cecar Wa Ode Nur Zainab dengan nada menggelegar.
"Dari hasil yang berdasarkan Labfor yang saya baca... saya tidak memeriksa terkait dengan server Indodax. Permohonannya hanya berupa satu buah MacBook," aku Syarif Wage Kharisman di hadapan Majelis Hakim.
"Tapi bahwa menggambarkan di sini ada uang yang hilang Rp300 miliar, ada nggak dalam pemeriksaan Saudara?" tekan Wa Ode.
"Saya tidak tahu. Oh, tidak ada," jawab ahli pasrah.
-
Anomali Tanggal Kejadian (Tempus Delicti)
Indodax mengklaim peretasan terjadi pada 11 September 2024. Namun, tak ada satupun jejak aktivitas illegal access di laptop Nizam pada tanggal tersebut. Nizam—seorang pekerja magang—hanya mengunduh berkas pemrograman biasa pada 6 September 2024, yang belakangan diketahui merupakan jebakan phishing dari peretas luar bernama Yuno Quissut. Nizam bahkan sudah putus kontak dengan peretas sejak 9 September!
Baca Juga: Truk Wingbox Nyaris Dihantam KA Brantas Saat Dini Hari, Petugas Pos Diduga Ketiduran!
-
Jejak Gaib Google Search di Laptop yang Disita
Artikel Selanjutnya
Momentum Kesatuan Doa Nasional Menjadikan Satu Delapan Aras Gereja di HUT ke-81 RI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.Tags
Terkini
Lompati Target, Kantor Imigrasi Blitar Raih PNBP Rp12,4 Miliar Hingga Agustus 2026
Senin, 7 September 2026 | 10:30 WIB PLTD 10 MW Disiapkan, Nias Barat Pacu Penguatan Listrik hingga ke Desa
Minggu, 6 September 2026 | 20:45 WIB Muhammad Tohir General Manager Bandara Internasional Juanda
Minggu, 6 September 2026 | 15:02 WIB Langkah Tegas Menteri Kehutanan: Izin 5 Korporasi di Kalbar Resmi Dibekukan!
Sabtu, 5 September 2026 | 09:00 WIB Desil Salah, Rakyat yang Disuruh Minta Maaf: Ketika Data Negara Memiskinkan Orang Miskin
Jumat, 4 September 2026 | 20:58 WIB Gus Salam Ucapkan Selamat kepada Gus Kikin, Serukan Rekonsiliasi Total di PBNU
Jumat, 4 September 2026 | 20:34 WIB Kunjungan Wamen Agama RI Di Ponpes Darul Ulum Tulangan Sidoarjo
Jumat, 4 September 2026 | 18:41 WIB Kunjungan Kerja Menteri PPPA Dan Tim Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo
Jumat, 4 September 2026 | 12:45 WIB Di Tengah Sorotan Kasus Korupsi BGN, Beredar Isu Pengadaan LED Rp535 Miliar
Jumat, 4 September 2026 | 08:03 WIB Menilik Sanksi BGN untuk SPPG Kalitengah Buntut Keracunan Massal Ratusan Santri Sidoarjo
Kamis, 3 September 2026 | 15:26 WIB Gubernur Jawa Timur Kunjungi Pasien Dugaan Keracunan MBG Di RS Siti Hajar Sidoarjo
Kamis, 3 September 2026 | 14:39 WIB Desil Naik Mendadak, DPRD Surabaya Khawatir Warga Miskin Kehilangan Hak Bantuan
Kamis, 3 September 2026 | 12:21 WIB Dari Ekonom hingga Pucuk Bank Indonesia, Ini Profil dan Rekam Jejak Destry Damayanti
Rabu, 2 September 2026 | 20:16 WIB Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Pimpin Bank Sentral hingga 2031
Rabu, 2 September 2026 | 20:04 WIB Kapolresta Sidoarjo Berikan Ucapan Dan Hadiri Tasyakuran Hari Ulang Tahun Kejaksaan RI ke-81
Rabu, 2 September 2026 | 18:35 WIB Update Kasus MBG Ponpes Manba'ul Hikam: Pengasuh Tepis Isu Korban Jiwa
Rabu, 2 September 2026 | 18:12 WIB Ratusan Santri Ponpes Manbhaul Hikam Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Menyantap MBG
Rabu, 2 September 2026 | 18:10 WIB Lompatan Besar Industri Digital, Promedia Group Rangkul Jurnalis Bertumbuh Bersama lewat PRO-spective
Rabu, 2 September 2026 | 18:10 WIB 170 SPPG Akan Di Evaluasi. Bupati Sidoarjo Sidak SPPG Kalitengah Kecamatan Tanggulangin
Rabu, 2 September 2026 | 14:17 WIB Kajian Sudah Dokumen Pendukung Lengkap, DPRD Kawal Usulan Jalan Provinsi di Rokan Hulu Manjadi Jalan Nasional Terealisasi di Tahun 2027
Rabu, 2 September 2026 | 12:21 WIB
Artikel Terkait
Momentum Kesatuan Doa Nasional Menjadikan Satu Delapan Aras Gereja di HUT ke-81 RI
Mundur Usai 45 Hari, Nanik Deyang Tetap Awasi Penggantinya di Kursi BGN!
Rotasi Panas di Kabinet Merah Putih: Wamentan Sudaryono Resmi Ditunjuk Jadi Kepala BGN Anyar, Gantikan Nanik S Deyang!
Usai Lepas Jabatan, Nanik S Deyang Kini Dibayang-bayangi Pemeriksaan Kejagung!
Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya: Diculik di Mangga Besar atau Terbang Silent ke Malaysia?