“Sehat tentu sangat identik dengan rumah sakit, karena rumah sakit adalah tempat penyembuhan dan pemulihan bagi masyarakat yang sedang sakit. Karena itu, penamaan Cerah Medika sangat relevan dengan visi pembangunan daerah,” jelasnya.
Baca Juga: Tragis! Berujung Maut, Ibu di Sabu Raijua Tewas Ditikam Suami Hanya karena Uang Seragam Anak
Sokhiaro Daeli juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh bangunan dan peralatannya, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memberikan pelayanan.
Menurutnya, tenaga medis maupun tenaga pendukung lainnya harus dipersiapkan secara matang agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal ketika rumah sakit mulai beroperasi.
“Dokter, perawat, tenaga teknis, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan harus disiapkan dengan baik. Itu menjadi tugas pemerintah daerah dan kepala daerah agar rumah sakit ini benar-benar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Sokhiaro Daeli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan RSUD Cerah Medika sebagai aset penting daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Nias Barat.
“RSUD Cerah Medika adalah milik masyarakat Nias Barat. Mari kita dukung bersama agar rumah sakit ini segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Nias Barat Hasambua, Hasambua Nias Barat. Tuhan memberkati,” tutupnya. (Per Gulo).