SURABAYA, NAWACITAPOST.COM — Sebuah dokumen “Surat Pernyataan Komitmen” tertanggal 2 April 2024 memunculkan pertanyaan serius mengenai hubungan utang pribadi dengan proyek pembangunan pada tahun anggaran 2024 di Kota Surabaya.
Dokumen yang diperoleh redaksi tersebut ditandatangani AH, yang dalam surat mencantumkan jabatan sebagai Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
Dalam surat itu, AH menyatakan memiliki utang kepada seseorang bernama HCH dengan total nilai Rp270 juta.
Rinciannya, utang pribadi disebut sebesar Rp70 juta, sementara utang lainnya sebesar Rp200 juta.
Namun, bagian yang paling menarik perhatian bukan besarnya utang tersebut. Melainkan klausul mengenai cara pembayaran utang.
Dalam dokumen itu tertulis bahwa atas utang tersebut, AH berkomitmen untuk membayarnya “dengan proyek pembangunan pada tahun anggaran 2024 yang jumlahnya senilai” utang tersebut.
Frasa tersebut menimbulkan pertanyaan: proyek pembangunan apa yang dimaksud? Siapa yang memberikan proyek tersebut? Dan apakah proyek yang dijanjikan merupakan proyek pemerintah yang bersumber dari APBD Kota Surabaya?
Ditandatangani 2 April 2024
Tanggal surat menjadi bagian penting untuk dicermati.
Dokumen tersebut ditandatangani pada 2 April 2024, beberapa bulan sebelum Pilkada Surabaya 2024 yang akhirnya membawa Eri Cahyadi-Armuji melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua.
Secara administratif, tanggal 2 April belum masuk masa kampanye resmi Pilkada 2024. Kampanye Pilwali Surabaya baru dimulai 25 September 2024 dan berlangsung hingga 23 November 2024. Eri-Armuji saat itu menjadi pasangan calon tunggal yang berhadapan dengan kotak kosong.
Karena itu, secara jurnalistik lebih tepat menyebut surat tersebut dibuat pada tahun politik dan dalam konteks persiapan menuju kontestasi periode kedua Eri Cahyadi, bukan menyatakan surat dibuat saat masa kampanye resmi.
Namun, perkembangan berikutnya menunjukkan bahwa AH memang terlibat dalam aktivitas pemenangan Eri-Armuji pada masa kampanye resmi.
Dalam kampanye PDIP di Kelurahan Gading, Tambaksari, pada 12 Oktober 2024, misalnya, AH tercatat hadir sebagai Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya dalam kegiatan sosialisasi pasangan Eri Cahyadi-Armuji.
Pada November 2024, AH juga diberitakan sebagai Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya yang menyampaikan mengenai kampanye door to door untuk memenangkan Eri-Armuji serta pasangan calon gubernur Jatim yang diusung PDIP.
Dengan demikian, terdapat fakta yang dapat diverifikasi bahwa nama dan posisi AH berada dalam struktur politik yang aktif memenangkan Eri-Armuji pada Pilkada 2024.