Jumat, 14 Agustus 2026

Hujan Mercon Meletus! Loyalis Bandar Narkoba Tanjung Priok Nekat Serang Polisi

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:53 WIB
Menyoroti operasi kasus peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 13 Agustus 2026. (Instagram.com/@lbj_jakarta)
Menyoroti operasi kasus peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 13 Agustus 2026. (Instagram.com/@lbj_jakarta)


NAWACITAPOST.COM — Ketegangan pecah di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (13/8/2026) pagi. Operasi skala besar yang melibatkan ratusan personel kepolisian, BNN, dan Satuan Brimob berubah menjadi aksi saling serang dramatis saat loyalis bandar narkoba nekat menyerang aparat demi melindungi bos mereka.

Penggerebekan berawal dari keberhasilan petugas mencokok seorang bos narkoba berinisial MR di kawasan Kampung Bahari. Namun, situasi memanas ketika petugas memboyong MR kembali ke dalam permukiman untuk melakukan pengembangan dan menunjukkan tempat penyimpanan barang haram tersebut.

Bukannya kooperatif, puluhan oknum warga yang diduga kuat merupakan anak buah dan loyalis jaringan MR justru melakukan perlawanan sengit. Rekaman amatir yang beredar luas memperlihatkan bentrokan sengit di lorong-lorong sempit Kampung Bahari.
 

"Dalam operasi tersebut, aparat disebut mendapat perlawanan dari sejumlah warga," tulis akun Instagram @lbj_jakarta, Kamis (13/8/2026).

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, membenarkan aksi perlawanan brutal dari kelompok loyalis tersebut. Para pelaku tak ragu menyerang barisan petugas yang mengenakan rompi antipeluru dan helm taktis dengan tembakan petasan serta mercon.

"Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan," ujar Roy.

Saat petugas mencoba merangsek masuk, hujan mercon mulai diarahkan ke posisi aparat.
 

"Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka," tegas Roy.

Menghadapi perlawanan mematikan tersebut, petugas gabungan bertindak tegas. Pasukan pemukul langsung membalas serangan mercon dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa dan memukul mundur barisan loyalis bandar narkoba.

Hingga Kamis siang, proses penggerebekan dan penyisiran di Kampung Bahari masih terus berlangsung ketat. Selain bos narkoba berinisial MR, sejumlah orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan ini berhasil diamankan. Pihak berwenang masih melakukan perhitungan resmi terkait total tersangka dan barang bukti narkotika yang disita.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini