Jumat, 25 September 2026

Geger Skandal Solar Subsidi di Tapteng, Manajemen SPBU Muara Nibung Bungkam!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 25 September 2026 | 21:25 WIB
Wartawan Media Nawacita Indonesia (MNI) ketika mendatangi SPBU.  (Jhon Henri Silaban/Nawacita )
Wartawan Media Nawacita Indonesia (MNI) ketika mendatangi SPBU. (Jhon Henri Silaban/Nawacita )

NAWACITAPOST.COM — Dugaan praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menyengat publik Tapanuli Tengah (Tapteng).
 
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Mega Sakti Permata di Muara Nibung mendadak disorot tajam oleh warga dan awak media menyusul mencuatnya dugaan kuat praktik modifikasi tangki kendaraan atau "kompengan" di lokasi tersebut, Jumat (25/9/2026).

Namun, alih-alih memberikan klarifikasi transparan atas tudingan miring yang beredar di tengah masyarakat, pihak manajemen SPBU justru terkesan menghindar saat dikonfirmasi oleh awak media.
 

Upaya konfirmasi dilakukan oleh jurnalis Media Nawacita Indonesia (MNI) yang mendatangi langsung lokasi SPBU Muara Nibung pada pukul 10.00 WIB.
 
Foto: Jhon Henri Silaban/Nawacita
 
Saat mencoba meminta klarifikasi dari petugas operator lapangan, karyawan berdalih bahwa pimpinan mereka baru saja meninggalkan lokasi.

Ketika diminta nomor kontak pengawas atau manajer untuk koordinasi lanjutan, petugas tersebut memberikan alasan yang tidak lazim.
 

"Pimpinan lagi keluar, barusan aja keluar. Bisa minta no kontak yang bisa dihubungi? Aduh, gak ada pula HP-ku, bang, buat disave," ujar salah satu karyawan SPBU.

Meski awak media telah meninggalkan nomor ponsel agar pihak manajemen dapat memberikan tanggapan balik, hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun perwakilan manajemen atau pengawas SPBU Muara Nibung yang memberikan respons.
 
Sikap tertutup ini menambah deretan kekecewaan, di mana sejumlah awak media lain juga mengaku kesulitan menemui pimpinan SPBU tersebut untuk meminta keterangannya.

Waktu Khusus dan Indikasi Permainan Internal

Berdasarkan penelusuran lebih lanjut di sekitar lokasi pada pukul 15.00 WIB di hari yang sama, wartawan MNI berhasil menggali informasi dari warga sekitar.
 
 
Narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan adanya pola waktu tertentu dalam pengisian solar subsidi di SPBU tersebut.

Menurut kesaksian warga, solar tidak tersedia setiap hari di SPBU Muara Nibung. Namun, pada jam-jam tertentu, kerap terjadi antrean panjang kendaraan yang mencurigakan.
 
Warga juga kerap melihat wajah-wajah lama yang berulang, di mana sopir-sopir tertentu biasa nongkrong di warung-warung sekitar SPBU sambil menunggu jadwal pengisian solar subsidi dengan orang yang itu-itu saja.
 
Sementara terkait lokasi gudang penyimpanan hasil "kompengan" atau dugaan penimbunan ilegal, warga mengaku tidak tahu persis karena enggan terlibat lebih jauh.

Melihat pola distribusi yang tidak biasa dan kelangkaan solar di luar jam-jam tertentu, masyarakat menduga adanya praktik penyelewengan yang terstruktur.
 
 
Ada indikasi kuat bahwa oknum tertentu meraup keuntungan pribadi dari hasil dugaan penimbunan solar subsidi tersebut, yang diduga kuat melibatkan kerja sama erat dengan pihak internal atau karyawan SPBU Muara Nibung.

Desakan Action Tegas Kepolisian dan Pertamina

Menyikapi temuan memprihatinkan ini, masyarakat bersama para sopir mendesak Polres Tapanuli Tengah dan PT Pertamina (Persero) untuk segera turun tangan melakukan investigasi mendalam. Langkah pemeriksaan mendesak yang diminta mencakup:

  • Audit rekaman CCTV SPBU.
  • Validasi data transaksi QR Code Subsidi Tepat.
  • Pencocokan nomor polisi dan kendaraan yang sama dengan volume pengisian.
  • Penelusuran pola transaksi kendaraan mencurigakan yang berulang.
Sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, Media Nawacita Indonesia sebagai media nasional tetap membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi manajemen SPBU PT Mega Sakti Permata No. 16.226.018 Muara Nibung guna memberikan klarifikasi resmi.(Jhon Henri Silaban)

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini