Minggu, 8 November 2026

Satu Keluarga Pingsan dalam Mobil Menyala di Karawang, Diduga Keracunan Karbon Monoksida

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Minggu, 8 November 2026 | 21:43 WIB
Ilustrasi gas karbon monoksida dari knalpot yang berisiko masuk ke kabin kendaraan akibat kebocoran sistem pembuangan. (Sumber: Freepik)
Ilustrasi gas karbon monoksida dari knalpot yang berisiko masuk ke kabin kendaraan akibat kebocoran sistem pembuangan. (Sumber: Freepik)

NAWACITAPOST.COM — Sebuah video yang memperlihatkan satu keluarga ditemukan tak sadarkan diri di dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC masih menyala beredar luas serta mendadak viral di media sosial.

Unggahan akun X @aermeneeral pada Minggu, 8 November 2026, menyebut keluarga tersebut diduga mengalami keracunan gas karbon monoksida saat beristirahat.

“Diduga keracunan gas karbon monoksida saat sdg beristirahat, satu keluarga ditemukan tak sadarkan diri dalam mobil. Mesin dan AC dalam kondisi menyala,” tulis akun @aermeneeral.
 

Peristiwa menegangkan yang diunggah oleh akun Asepsopandi pada Sabtu, 7 November 2026, tersebut disebut memperlihatkan lokasi kejadian di sekitar lampu merah Klari, Kabupaten Karawang.
 
Hingga saat ini, unggahan tersebut telah ditonton sekitar 3,5 juta kali dan memicu perhatian luas warganet terhadap bahaya laten gas beracun di dalam kendaraan.

Meski demikian, dugaan keracunan karbon monoksida dalam peristiwa tersebut belum dapat dipastikan tanpa keterangan pemeriksaan medis maupun pihak berwenang.

Ancaman Senyap Karbon Monoksida

Karbon monoksida (CO) merupakan gas beracun yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar, termasuk pada mesin kendaraan. Gas ini tergolong sangat berbahaya karena tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga seseorang bisa menghirupnya tanpa menyadari sedang terpapar.
 

Risiko keracunan dapat muncul ketika gas buang masuk ke kabin akibat kebocoran sistem pembuangan atau kondisi kendaraan yang berada di area dengan sirkulasi udara buruk.
 
Di dalam tubuh, karbon monoksida mengganggu kemampuan darah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh sehingga organ vital dapat mengalami kekurangan oksigen secara mendadak.

Gejala paparan CO antara lain sakit kepala, pusing, mual, lemas, kebingungan, hingga kehilangan kesadaran.

Peringatan dan Langkah Pencegahan

Perlu dipahami bahwa AC bukanlah sumber karbon monoksida. Bahaya muncul ketika gas buang mesin masuk ke kabin dan kemudian terperangkap atau bersirkulasi di dalam kendaraan.
 

Sebagai langkah keselamatan, pengendara imbau sebaiknya tidak beristirahat terlalu lama di dalam mobil dengan mesin menyala, terutama di garasi atau tempat tertutup.
 
Selain itu, pastikan sistem knalpot dan pembuangan kendaraan diperiksa secara berkala untuk mendeteksi kemungkinan kebocoran.

Jika muncul gejala yang mengarah pada keracunan gas saat berada di dalam kendaraan, segera keluar menuju area berudara segar dan cari pertolongan medis secepatnya.(***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini