Jumat, 6 November 2026

Gudang Petasan Minahasa Utara Meledak Dahsyat, Warga Panik Ketakutan

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 6 November 2026 | 16:19 WIB
Kebakaran terjadi di gudang petasan di Minahasa Utara yang memicu kepanikan warga. (Threads.com/@rul_mantik)
Kebakaran terjadi di gudang petasan di Minahasa Utara yang memicu kepanikan warga. (Threads.com/@rul_mantik)

NAWACITAPOST.COM — Suasana malam yang sunyi di Desa Watutumou II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mendadak berubah mencekam pada Jumat (6/11/2026) dini hari.
 
Sebuah gudang yang menyimpan material petasan atau kembang api dilalap si jantan merah, memicu rentetan ledakan beruntun yang mengguncang pemukiman warga.

Kobaran api tampak membubung tinggi ke langit malam, disertai suara gemuruh ledakan berulang-ulang yang berasal dari dalam gudang.
 
 
Dahsyatnya daya ledak tersebut bahkan membuat kaca dan seng rumah-rumah warga sekitar bergetar hebat, memunculkan kepanikan massal di tengah malam.

Sejumlah warga sempat mengira wilayah mereka dilanda bencana alam akibat suara dentuman yang begitu kuat.

“Bikin panik saja, saya kira gunung di dekat rumah meletus. Seng dan kaca sampai bergetar karena sangat kuatnya bunyi ledakan dan gemuruh,” ungkap akun Threads @rul_mantik, Jumat (6/11/2026).

Ia menambahkan, suara ledakan yang menggelegar seketika membangunkan warga dari tidur lelap. Gelombang ketakutan menyelimuti lingkungan sekitar seiring kepulan asap tebal yang terus membumbung tinggi.
 

Kepanikan serupa juga dirasakan oleh warga lainnya. Akun Threads @benaisee_ menuturkan bahwa insiden tersebut sempat disangka sebagai gempa bumi.

“Sekitar pukul 00.50-an WITA, ada suara gede banget. Terus ada percikan api dan suaranya gede. Kirain ada gempa sampai kaca kosan bergetar kencang. Pas keluar kos ternyata kayak ada yang kebakar dan suara gede, lama banget belum berhenti,” ujarnya.

Puluhan Personel Gabungan Diterahkan Padamkan Api

Guna menjinakkan amuk si jantan merah di tengah ancaman ledakan susulan, operasi pemadaman skala besar langsung dikerahkan. Sebanyak 10 unit kendaraan pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian.

Penanganan darurat ini melibatkan sinergi kekuatan dari Dinas Pemadam Kebakaran Minahasa Utara, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, unsur Pemprov Sulawesi Utara, hingga pengerahan kendaraan taktis water cannon dari Korps Brimob.
 

Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian masih bekerja keras melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran, menghitung total kerugian materiil, serta memastikan ada atau tidaknya korban jiwa dalam peristiwa dramatis tersebut.(***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini