Senin, 2 November 2026

Tragedi Maut di Bekasi: Truk Molen Hantam Halte, 6 Nyawa Melayang

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 2 November 2026 | 14:00 WIB
Truk molen terlibat kecelakaan setelah menabrak kerumunan warga di area halte Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi. (Instagram.com/@infobekasi)
Truk molen terlibat kecelakaan setelah menabrak kerumunan warga di area halte Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi. (Instagram.com/@infobekasi)
 
NAWACITAPOST.COM — Warga yang tengah menanti transportasi umum di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026), seketika diselimuti kepanikan.
 
Sebuah truk molen bermuatan berat mendadak kehilangan kendali dan menerobos kerumunan di halte depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), merenggut enam nyawa dan melukai enam lainnya.

Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini bermula ketika kendaraan bernomor polisi B-9548-MV tersebut melaju dari arah timur menuju Rawapanjang. Saat melintasi kontur jalan yang menurun, truk diduga mengalami gangguan pengereman fatal yang membuat pengemudi tak berdaya menghentikan laju kendaraan.
 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengungkapkan bahwa sang sopir sempat berupaya membuang arah kemudi untuk meminimalisasi korban.

“Pengemudi menerangkan bahwa dirinya sudah tidak bisa mengendalikan kendaraan karena tidak dapat melakukan pengereman,” kata Rojali di lokasi kejadian.
Meski sempat berupaya mengarahkan truk ke tembok gerbang kampus BSI, beban kendaraan yang berat membuat truk tetap meluncur bebas dan menghantam 12 orang yang sedang berada di sekitar area halte.

Akibat benturan keras tersebut, enam korban dinyatakan meninggal dunia di tempat, yang terdiri atas lima orang dewasa dan satu orang anak.
 
 
Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat. Para korban jiwa dievakuasi ke RS Siloam Rawa Panjang dan RSUD Kota Bekasi, sedangkan korban luka mendapatkan perawatan intensif di RS Juwita dan RS Siloam Rawa Panjang.

Pascakejadian tragis ini, aparat kepolisian bergerak cepat. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, mengonfirmasi bahwa pengemudi truk berinisial TM telah diamankan guna menjalani pemeriksaan intensif.

“Kami telah mengamankan sopir truk berinisial TM yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan,” ujar Putu, Minggu, 1 November 2026.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami secara mendalam penyebab pasti kecelakaan, termasuk menyelidiki kondisi teknis kendaraan, riwayat perawatan berkala, serta keabsahan dokumen uji KIR truk maut tersebut.
 
 
Kombes Putu menambahkan, status hukum sopir masih dinamis dan dapat berubah bergantung pada hasil penyidikan serta kecukupan alat bukti dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi di lapangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini