Jumat, 25 September 2026

Maraton Bekerja Suahasil Nazara, Menkeu Baru Bergerak Cepat Jaga Stabilitas Ekonomi

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 25 September 2026 | 19:12 WIB
Suahasil Nazara Menteri Keuangan Republik Indonesia. (Dok. Kementerian Keuangan)
Suahasil Nazara Menteri Keuangan Republik Indonesia. (Dok. Kementerian Keuangan)

NAWACITAPOST.COM — Baru sepuluh hari memangku jabatan sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara langsung melancarkan aksi maraton bergerak cepat mengawal stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Sejak resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 September 2026, agenda kerja Menkeu Suahasil diwarnai rentetan pertemuan strategis lintas instansi hingga larut malam.

Langkah cepat Suahasil Nazara Menteri Keuangan Republik Indonesia dimulai tepat di malam usai pelantikannya.
 
 
Ia langsung menerima kunjungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membahas suntikan dana penyehatan BPJS Kesehatan.
 
Tanpa mengulur waktu, pada 16 September 2026, Menkeu mendatangi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI guna menghadiri Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 terkait RUU APBN Tahun Anggaran 2027 yang dipimpin Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.

"Ini adalah suatu tata bernegara yang baik untuk saya mendapatkan pertimbangan yang mencerminkan perspektif dari seluruh daerah, karena yang ada di DPD ini semua adalah perwakilan dari daerah-daerah di seluruh Indonesia," kata Suahasil seusai menghadiri Sidang Paripurna DPD.

Intensitas kerja Menkeu Suahasil kian memuncak pada Jumat, 18 September 2026. Ia menghadiri rapat Dana Jaminan Sosial bersama Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menkes Budi Gunadi.
 
 
Pada hari yang sama, ia melangsungkan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto guna memperkuat dukungan bagi pendidikan tinggi nasional.

Pengawasan sektor riil juga menjadi prioritas. Dalam agenda Selasa, 22 September 2026, Suahasil mengundang Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyikapi masuknya barang impor ilegal berupa beras dan gula dari India.

Keesokan harinya, Rabu, 23 September 2026, Suahasil menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.
 
Kedua pejabat membahas optimalisasi pengelolaan sumber daya negara, penguatan investasi, dan kapasitas pembiayaan demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
 
 
Di sela forum bisnis di Jakarta pada hari yang sama, Suahasil turut berdiskusi intensif dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Puncak jadwal padat terjadi pada Kamis, 24 September 2026.
 
Mengawali pagi, Suahasil menghadiri rapat koordinasi bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Mensesneg Prasetyo Hadi, Gubernur BI Destry Damayanti, COO Danantara Dony Oskaria, dan Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi.

"Kami membahas perkembangan ekonomi dan keuangan nasional serta berbagai dinamika yang perlu menjadi perhatian bersama," kata Dasco dalam unggahannya di akun instagram @sufmi_dasco.

Usai koordinasi tersebut, Suahasil langsung marathon menghadiri rapat kerja pembicaraan tingkat I RUU APBN 2027 bersama Badan Anggaran DPR RI.
 
 
Agenda ditutup dengan pertemuan khusus antara Suahasil dan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti di Kantor Pusat BI demi mengokohkan sinergi fiskal dan moneter.

"Karena tentu sebagai koordinator Menteri Keuangan dan kita sebagai sama-sama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), tentunya kerja sama yang baik dan sinergi itu akan sangat diuntungkan," ucap Destry selepas pertemuan dengan Suahasil.

Editor: Tiarsin

Sumber: CNBC Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini