NAWACITAPOST.COM — Di bawah pendar cahaya lampu kristal yang megah, kehangatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi kembali terajut dalam suasana penuh khidmat dan keanggunan.
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yasonna Hamonangan Laoly, menghadiri undangan istimewa peringatan Hari Nasional Kerajaan Arab Saudi ke-96 yang diselenggarakan secara megah di Jakarta.
Kehadiran mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tersebut disambut hangat oleh Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Faisal Abdullah H. Amodi.
Resepsi kenegaraan yang dihadiri oleh jajaran diplomat lintas negara, pejabat tinggi pemerintah, serta tokoh-tokoh nasional ini menjadi panggung penting dalam memperkuat jembatan persaudaraan yang telah terbentang melintasi kurun waktu puluhan tahun.
Dalam momen berharga tersebut, Yasonna menyampaikan harapan mendalam bagi masa depan hubungan bilateral kedua negara mitra strategis ini.
"Semoga hubungan persahabatan dan kerja sama antara Arab Saudi dan Indonesia senantiasa semakin erat dan memberikan manfaat bagi kedua bangsa," ujar Yasonna di sela-sela perayaan yang dipenuhi nuansa kebudayaan khas Timur Tengah tersebut.
Mantan Menkumham itu menegaskan bahwa kemitraan strategis antara Jakarta dan Riyadh tidak hanya berakar pada simpul sejarah dan sejarah keagamaan yang kuat, tetapi juga berkembang pesat mencakup sektor ekonomi, hukum, perdagangan, hingga peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia.
Melengkapi untaian doa dan selamat atas pencapaian Kerajaan Arab Saudi dalam memperingati hari bersejarahnya, Yasonna juga menyampaikan salam hangat dan pesan persahabatan yang mendalam bagi seluruh rakyat Arab Saudi.
"Selamat Hari Nasional ke-96 Kerajaan Arab Saudi. Long live the friendship between Saudi Arabia and Indonesia," pungkas legislator senior tersebut dengan penuh ketegasan.
Peringatan Hari Nasional ke-96 ini menjadi momentum krusial bagi Kerajaan Arab Saudi di bawah kepemimpinan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang terus mengakselerasi transformasi sosial-ekonomi melalui Visi 2030.
Perayaan yang berlangsung semarak ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga stabilitas, memperluas cakupan kerja sama strategis, serta mempererat tali silaturahmi antar kedua bangsa di masa mendatang.
Artikel Terkait
Benteng Alam Batam Terancam: Proyek Tiga Perusahaan Diduga Nekat Mencaplok Hutan Lindung
Kalimantan Dilanda Karhutla: Asap Pekat Mengepul, Truk Kayu Gelondongan Masih Bebas Melintas
Gebrakan Tri Adhianto: Peringatan Maulid Nabi Menggemakan Keteladanan Rasulullah di Pasar Baru
Marak Dugaan Kasus Keracunan MBG Basi, Ribuan Dapur Pelayanan Resmi Disetop
Komitmen Wali Kota Bekasi dan DLH Responsif Tuntaskan Sampah Kayuringin Jaya