Kamis, 24 September 2026

APBN Tangguh: Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp210,2 Triliun Berkat Kepemimpinan Suahasil Nazara

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Kamis, 24 September 2026 | 20:16 WIB
 
NAWACITAPOST.COM — Di tengah pusaran dinamika perekonomian global yang tak tentu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) membuktikan perannya sebagai benteng dan fondasi utama pembangunan nasional.
 
Di bawah arahan Menteri Keuangan Republik Indonesia Suahasil Nazara, optimalisasi sektor penerimaan kepabeanan dan cukai terus menunjukkan kinerja yang sangat positif hingga akhir kuartal ketiga tahun ini.

Kementerian Keuangan mencatat, hingga 31 Agustus 2026, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai telah menembus angka Rp210,2 triliun.
 
 
Capaian fantastis ini setara dengan 62,6 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2026, sekaligus mencatatkan pertumbuhan pesat sebesar 7,8 persen secara tahunan (year-on-year).

Kebijakan strategis yang diterapkan oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara tidak hanya berfokus pada pengumpulan kas negara semata.
 
Di bawah kepemimpinannya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) diinstruksikan untuk makin memperketat fungsi pengawasan dan penindakan di wilayah kepabeanan guna melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang ilegal serta mengamankan stabilitas perekonomian nasional dari ancaman eksternal.

Langkah tegas dan terukur ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Keuangan dalam menjaga keseimbangan antara fungsi pemungutan penerimaan (revenue collector) dan perlindungan masyarakat (community protector).
 

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan yang terus konsisten menjaga akuntabilitas serta kepatuhan aturan.

"Setiap kepatuhan dan partisipasi turut memberi kontribusi dalam menjaga penerimaan negara dan melindungi masyarakat. Terima kasih Sahabat BC telah menjadi bagian dari upaya bersama," tegas pernyataan resmi jajaran kepabeanan.

Keberhasilan menjaga tren positif penerimaan negara ini diharapkan dapat makin memperkokoh ketahanan fiskal Indonesia, sekaligus memastikan agenda pembangunan nasional dan program prioritas masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan di masa mendatang.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini